Sindrom ACA atau APS atau sindrom Hughes adalah penyakit autoimun yang menyebabkan darah menjadi kental. Itulah mengapa, penyakit ini disebut juga sindrom darah kental. Memang, jelas Karmel, tubuh memiliki kemampuan alamiah untuk mencegah terjadinya pembekuan yang tidak wajar. "Tetapi pada sindrom ini terdapat suatu protein darah (antibodi) yang mengakibatkan darah lebih kental dan mudah membeku."
Penyakit ini mengakibatkan pasokan darah ke organ di dalam tubuh dapat berkurang atau terhenti sama sekali, tergantung tingkat gangguannya. Seperti halnya mesin mobil, bila pelumas di dalam mesin terlalu kental, pasti mekanisme kerja mesin tidak bisa berjalan sempurna, tersendat-sendat hingga macet. "Jika darah yang mengalir dalam tubuh melewati pembulu darah terlalu kental, pasti semua sistem kerja tubuh tak bisa berjalan sempurna, jadi tersendat-sendat hingga macet. Efeknya, penurunan daya ingat dan yang terekstrem adalah stroke hingga kematian."
Di Indonesia, penyakit yang ditemukan pada awal 1980-an oleh Dr. Graham Hughes dkk. ini, baru ditemukan dan mendapatkan penanganan serius sejak Oktober 1997. Dalam arti, setiap pasien yang darahnya dicurigai mengandung antibodi antiphospholipid dianjurkan menjalani tes ACA. Lewat pemeriksaan ACA, akan diketahui kadar IgG dan IgM penderita. "Parameter laboratorium inilah yang bisa dijadikan pegangan untuk memastikan terkena ACA tidaknya seseorang, karena APS tak memperlihatkan gejala spesifik," jelas Karmel. Sayangnya, tes ini baru bisa dilakukan di kota besar dan rumah sakit tertentu, mengingat biayanya lumayan mahal, sekitar Rp300 ribu untuk tiap pemeriksaan.
Apa penyebab ACA, hingga kini belum diketahui secara pasti. Tetapi ada beberapa dugaan, di antaranya faktor keturunan/genetik, alergi obat-obatan, adanya kanker dan infeksi virus atau bakteri. Yang jelas, penyakit ini tergolong misterius, susah dideteksi karena gejalanya dapat berbeda pada tiap orang, bisa terjadi pada siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.
Sumber : bidankita.com
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)

Reply With Quote

