Terinspirasi dari babe gw sendiri...
Review sikit...
Babe gw pada 1 Januari 2014 lalu genap berusia 64 tahun. Pensiunan Depdiknas. Pendidikan terakhir S2.
Babe sempet jealous dengan emak gw yang emang aktivis dan sosialita sejati
Emak gw selisih 2 tahun lebih muda dengan babe. Ibu rumah tangga, hanya lulusan SMEA. Emak gw adalah seorang sekretaris Majlis Ta'lim (MT) RT, dan juga merangkap sekretaris MT RW. Emak gw juga menjabat bendahara II di Klub Jantung Sehat Kecamatan Ciputat. Selain itu tiap kali ada acara kondangan, pasti yang jadi humas/koordinator sumbangan rombongannya adalah emak gw. Jadi emak gw ada aja kegiatannya. Kegiatan ngurusin suami dan anak-anak, belom lagi dtambah sering suruh momong cucu plus beresin urusan rumah tangga. Emak gw emang keren
Babe seminggu belakangan ini sering curhat dan berkeluh kesah kepada gw, rival debatnya
Salah satu di antaranya adalah babe mengatakan "kenapa hidup ini terasa sepi, sunyi dan membosankan ya?"
Dari sudut pandang gw, itu karena babe sendirilah yang gak ada usaha untuk membuat hidupnya lebih hidup dan lebih menarik. Babe sendirilah yang membuat hidupnya terasa sepi dan sunyi. Ketika babe memberikan pertanyaan apakah hidup gw pernah terasa sepi, sunyi dan membosankan? gw jawab "gak pernah" karena gw selalu menemukan cara untuk membuat hidup gw menjadi lebih hidup dan menarik. Kayak Tagline gw tuh copas dari si Shinsaku Takasugi
How about you guys? apakah pernah merasa hidup yang sepi, sunyi dan membosankan?
Kalo kalian berada di posisi babe gw, sudah tua/pensiun, kalian akan melakukan apa...
Mudah-mudahan thread ini bisa menjadi renungan kita semua. Amin![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)







Reply With Quote