Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 34

Thread: [Tanya] Jidat Hitam

  1. #1
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988

    [Tanya] Jidat Hitam

    Jadi kemaren2 liat foto aktivis islam yang jidatnya, literally, hitam. Saya kira dulu jidat hitam itu cuman kiasan buat orang2 yang rajin sholat, ternyata beneran toh. Tapi apa emang beneran kalo kita sering sujud jidatnya jadi hitam? Kok banyak juga ustadz dan kyai2 jidatnya ga hitam? Atau itu jidat hitam cuman polesan make up aja? Lagian masa jaman sekarang sholatnya di tempat yang bersih, ada sejadah jidatnya bisa jadi item?

  2. #2
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    ^
    Yup, jidat memang bisa jadi item krn (kebanyakan) sujud. Itu bukan polesan. Dan sebenarnya itu juga ndak sulit untuk mncegah maupun menghilangkannya kalo mau. Sekedar sabun khusus cuci muka sampe polesan "tabir surya" ataupun pelindung wajah lainnya sekarang sudah bukan barang aneh lagi untuk laki2. Menurutku, ini juga merupakan alasan kenapa jidat hitam hampir tidak pernah ditemukan kasusnya pada perempuan, krn kaum perempuan cenderung lebih peduli dan rajin merawat wajahnya, bukan sekedar sabun maupun lotion khusus untuk wajah bahkan dgn tambahan polesan bedak yg kurang lazim dilakukan oleh laki2.

    Saya "memaklumi" kalo melihat orang berjidat hitam dgn penampilan fisik "sederhana" meskipun bersih apalagi memang dasarnya kucel. Jika penampilannya (kulit scr umum) bersih, dlm benak saya berpikir kemungkinan memang orang tsb rajin merawat fisiknya tapi dgn cara2 sederhana misalnya cukup dgn air plus sabun/pembersih biasa ndak pake tambahan pembersih lain. Jika penampilan kulitnya kucel, dlm benak saya berpikir orang tsb mungkin memang ndak rajin membersihkan tubuhnya bahkan bisa saja mandi pun jarang. Jadi wajar kalo jidat mereka hitam.

    Tapi saya hanya bisa "mengernyitkan dahi" (sambil senyum2 dlm hati) kalo melihat orang berjidat hitam tapi terlihat jelas kulitnya sangat terawat dgn baik (kinclong). Scr common sense, dlm benak saya terpikir bahwa orang tsb memang sengaja ingin "memperlihatkan" jidat hitamnya supaya terlihat oleh org lain entah apa maksudnya. Bisa saja hanya sekedar untuk alasan "pembeda" (identitas).

    Tapi bagaimanapun, itu hak mereka. Dan yg jelas, saya menilai orang bukan dari "warna" jidatnya melainkan dari sikap dan perilakunya. Bagi saya "hitam-putih" sama saja.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  3. #3
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Mungkin sering pas sembahyang sujud ga sadar ketiduran

  4. #4
    biasanya sholat saking seringnya,bagian sejadah yg sering dipake sujud jadi tipis. makanya ketika sujud,kena lantai (walopun dah pake sejadah) jadi lama lama berbekas item.
    Good friends, good books, and a sleepy
    conscience: this is the ideal life.
    Mark Twain

  5. #5
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    hu umh... gak semua orang rajin sholat malam jidatnya hitam.
    hai hai hai......

  6. #6
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    [MENTION=912]234[/MENTION]

    kalau jidat hitam bisa dibersihkan, berarti jidat hitam itu dari tempat sujud yang tidak bersih donk, atau ada sebab musabab lain, misal saking banyak sujudnya jadi aliran darah di dahi jadi terhambat sehingga kulit menghitam (misal looh).

    kalau dahinya hitam gegara kotoran aja berarti bukan karena kebanyakan sujud, tapi karena tempat sujudnya kotor. dan kan ada wudhu otomatis orang2 rajin sholat cuci muka at least 5 hari sekali.

  7. #7
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Yang saya tahu jidat hitam itu adalah sejenis memar akibat sujud. Entah apa yang salah (atau benar?) dari sujudnya.

    Saya sendiri saat ini sedang berjidat hitam, yang saya tahu cuma akan bertahan beberapa lama untuk kemudian hilang dengan sendirinya. Lalu suatu saat akan muncul lagi. Saya belum coba meneliti korelasinya dengan kebiasaan saya sholat, karena rasanya sih tidak ada yang saya rubah. Mungkin kalau sedang ke lapangan dan sajadahnya agak tipis, warna hitam itu akan lebih kelihatan.
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  8. #8
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    ^
    Memang bukan kotoran nempel, tapi memang "pembekasan" pada kulit, ato dlm kondisi tertentu, itu tergolong "kapalan". Tentu saja itu ndak langsung bisa dibersihkan.

    Saya pernah ndak sengaja mengamati anak sulungku pernah ada tanda2 tsb. Sekilas ndak kelihatan krn memang baru semburat kecil abu2 ndak kentara. Jadi orang ndak bakalan lihat. Saya lihat krn memang saya amati langsung hadap2an dari dekat sama anaknya. Saya raba dan bersihkan pake tissue ndak bisa ilang, berarti itu bukan kotoran nempel. Saya pun ndak bisa pastikan kalo itu akibat sujud, tapi yg jelas anaknya memang rajin sholat. Krn sama anak sendiri ya langsung aja saya suruh dia rajin cuci muka pake sabun yg ada, kalo perlu pake aja sabun khusus wajah punya emaknya.

    Sekarang ndak pernah terlihat tanda2 itu lagi apalagi anaknya dah remaja dus udah lebih peduli untuk cuci muka pake sabun khusus wajah krn dia pun ndak pengin ada jerawat mampir.

    Anyway, saya memang "heran" kalo ketemu yg hitamnya memang udah berbentuk semacam "kapalan". Sekedar heran aja lho, toh itu hak mereka.



    ---------- Post Merged at 11:57 AM ----------

    Oops...hampir berbarengan postingnya sama dimas Alip.
    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  9. #9
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Quote Originally Posted by Alip
    Yang saya tahu jidat hitam itu adalah sejenis memar akibat sujud. Entah apa yang salah (atau benar?) dari sujudnya.
    Kalo sebatas "memar" saya juga beberapa kali pernah mengalami. Biasanya kalo dlm kondisi capek kurang tidur, kena garukan atau goresan sedikit aja kulit biasanya langsung "memerah" (menurut saya sebenarnya belum sampe taraf memar). Tapi itu sifatnya memang sangat temporer, ndak permanen, saya biasanya langsung olesi "minyak tawon" pun pada saat kondisi segar lagi warna kemerahan tsb udah langsung hilang tanpa ada pembekasan sama sekali.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  10. #10
    pelanggan Casanova Love's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    451
    Mgkn masih ada bbrp orang yg suka mnggunakan tanda-tanda lahiriah utk mnunjukkan ksalehannya, tp ngga smua bgituuuu.

  11. #11
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    coba saat sujud, kedua kaki dirapatkan )
    "And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."

    --Oliver Queen (Smallville)

  12. #12
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    ^'kan sudah standar dalam sholat?
    <atau ini justru supaya hitam?>
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  13. #13
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Kesetimbangan Benda Tegar
    "And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."

    --Oliver Queen (Smallville)

  14. #14
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Asumsinya titik kesetimbangannya belum terlalu maju ke depan...

  15. #15
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    ga ngerti omongannya om ronggo kalo pas sujudnya kakinya dirapetin dahinya jadi lebih nekan ya.

    tapi kalau misalnya jidat hitam itu muncul karena banyaknya sujud, kenapa orang2 yang saya yakin rajin sholat kek para kyai dan ustadz itu ga ada tanda hitam di keningnya? ga yakin aaah para kyai tersebut pake tabir surya segala kalau dari penjelasan alip dan 234 mungkin itu tanda memar, tapi ga begitu kliatan kalo ga diplototin banget dari dekat, nah yang saya liat kemaren itu tanda hitam memarnya benar2 kliatan banget, makanya saya kaget, ga pernah liat yang kayak gituan soalnya. saya juga ga pernah liat orang2 dengan jidat hitam secara langsung sih.

  16. #16
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    ane mau jawab, tapi sebelumnya ane mau cari cermin dulu
    kalo jidat ane ternyata gak item ntar ane komennya panjang deh


  17. #17
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by choodee View Post
    Jadi kemaren2 liat foto aktivis islam yang jidatnya, literally, hitam. Saya kira dulu jidat hitam itu cuman kiasan buat orang2 yang rajin sholat, ternyata beneran toh. Tapi apa emang beneran kalo kita sering sujud jidatnya jadi hitam? Kok banyak juga ustadz dan kyai2 jidatnya ga hitam? Atau itu jidat hitam cuman polesan make up aja? Lagian masa jaman sekarang sholatnya di tempat yang bersih, ada sejadah jidatnya bisa jadi item?
    Selama ini gw selalu percaya jidat item itu ya karena dahinya tertekan ke lantai, dan memar? seperti yang dibilang om alip

    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Yang saya tahu jidat hitam itu adalah sejenis memar akibat sujud. Entah apa yang salah (atau benar?) dari sujudnya.
    Orang berjidat item emang lebih ketara sih dibanding orang yang punya sabuk item
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  18. #18
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Quote Originally Posted by choodee
    ga yakin aaah para kyai tersebut pake tabir surya segala
    Bisa jadi. Ato jgn2 sayanya aja yg kecentilan kali yak?

    Saya memang kalo pergi keluar rumah selalu pake "tabir surya" (atau mungkin saya salah memilih istilah ini?). Maksud saya, saya selalu pake krim Nivea yg mengandung anti sinar ultraviolet (SPF?) yg bisa saya beli bahkan di warung2 kecil deket rumah meskipun biasanya bojoku yg beli sbg kebutuhan rutin. Pakainya juga ndak ribet kok sambil sisiran. Saya perlu itu mengingat saya sering keluar rumah pake motor bahkan sepeda shg udah menjadi kebiasaan rutin cukup lama. Sekarang kalo ndak pake beberapa kali, misalnya belum sempat beli, ya gosong lah muka saya ber-panas2an gowes sepeda.

    Jadi entah apa "rahasia" para kyai tsb sampe jidatnya mulus ndak ada bekas itemnya. Mungkin faktor jenis kulit (sensitivitas) berpengaruh juga kali yak?

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  19. #19
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Mungkin faktor bentuk jidadnya juga, kalau nongnong biasanya item.

  20. #20

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •