Results 1 to 8 of 8

Thread: Jurnal Auditia

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    *menunggu lanjutan*

  2. #2
    Buku Pintar

    Kunci audit itu ada dalam "buku pintar". jaman sekarang tidak ada orang yang tidak melakukan pecatatan. pelaku biasanya membuat buku pintar untuk mencatat segala sesuatu yang dikeluarkan atas dana tersebut. sayangnya, ini adalah bumerang bagi pelaku jika buku ini dipegang oleh tukang odit, maka habislah riwayatnya. tidak ada yang boleh tahu keberadaan buku ini kecuali si pelaku. (pelaku dalam hal ini bendaharawan).

    pencatatan dan pelaporan yang disajikan biasanya berdasarkan "anggaran" atau "permintaan" bos si pelaku.

    jika odit (auditor) berhasil mendapatkan buku pintar ini, maka pencatatan lain tidak akan berlaku dan selesai sudah tugas auditor. ini kuncinya.

    ---------- Post Merged at 09:11 AM ----------

    biasanya buku pintar diatas tidak bisa didapatkan oleh odit, maka langkah2 yang harus dilakukan adalah memverifikasi data pencatatan/laporan. data dari pihak ketiga lebih kuat kedudukannya daripada data yang dilakukan oleh obrik (pelaku/bendaharawan).

    1. Rekening Koran / Buku Tabungan Bank.
    - cek atas nama dan specimen ttd. untuk bantuan sosial, specimen ttd harus lebih dari satu orang. biasanya ketua dan bendahara kelompok/organisasi.
    - cek proses mutasi rekening (kapan masuk, kapan keluar, berapa jumlahnya)
    - cocokkan "tarik tunai" dengan pencatatan pada bukus kas umum/buku besar.
    - cek petugas/informan yang memberitahu transferan sudah masuk.
    - jangan lupa dapatkan pernyataan dari obrik. (ttd dan cap)

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •