Nah... itulah yang disampaikan ke para montir/operator ...
Nah... itulah yang disampaikan ke para montir/operator ...
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
At least walau gw digaji ga tinggi, tp fasilitas dr kantor emang bagus. Walau gaji rasanya pas pas an, tp ada intangible salary nya lumayan jg.
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
nah....setelah tau begitu mari kita kembalikan ke awal, kenapa para montir/operator jadi ogah-ogahan kerja?
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
rasanya TS dah dapat jawaban yah ? hehehehe
anw, ini bonus tahunan dasarnya apa emang ? kinerja ? ato emang bagi2 sisa laba ?
klo kinerja, IMHO emang lebih baik nya ga disebarkan
klo bagi2 laba, di sebar2kan gpp tapi IMHO lebih baiknya memang tersembunyi
di tempat saya, gaji itu personal, hanya bagian HRD KanPus dan saya yg tau gaji saya
bonus.... nah ini, saat ini memang masih jauh dekat sama, semoga tahun depan bener2 di realisasikan bahwa branch yang berprestasi (laba tercapai) akan dapat bonus sedangkan yg memble.... not
anw, si manajer dan supes dudul sudah di marahin ? klo saya sih, kasih SP, alasannya ? menyebabkan instability di perusahaan![]()
Gw setuju ama [MENTION=395]tsu[/MENTION] yg cerewet ini harus dibungkam/diperingatkan dg SP
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
Kok dibalik?
Adakah peraturan perusahaan untuk tidak disclose bonus? Kalau tidak ada maka mereka tidak boleh dikenakan SP... dan mereka berhak menuntut perusahaan kalau tetap di SP...
Sebaliknya para montir/operator layak dapat SP karena kerja ogah-ogah-an, yang pasti ada dalam peraturan kinerja perusahaan...
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
Di peraturan perusahaan ada kata kata yg kurang lebih begini
Jika karyawan membuat situasi kerja menjadi tidak kondusif maka bisa di kenakan SP melalui bbrp pertimbangan.
Kalo gw berkoar koar dpt fasilitas/bonus yg membuat karyawan jd iri, trus mereka mogok. Gw bisa kena SP. Jd intinya etika kerja yg baik deh.
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
Kalau begitu fasilitas dan bonus itu tidak diberikan berdasarkan aturan perusahaan (kinerja atau laba) yang transparan dan diketahui bersama, sehingga kalau ketahuan orang lain bisa membuat iri?![]()
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
Berdasarkan kondikte, lama bekerja n posisi donk![]()
Bisa saja sesama supervisor beda bonusnya.
Apa etis kalo gaji semua transparan![]()
Dan transparan itu di atur di peraturan perusahaan, koq rasanya jarang sekali diterapkan.
Soalnya peraturan perusahaan itu legalnya di daftarkan di disnaker setempat, dan berlaku selama bbrp waktu.
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
Hmm kalo kita denger atau baca gaji, fasilitas, n tunjangan pejabat bumn yg di transparan kan via media. Kalo kepala kita pas ngga adem... Pasti buat iri juga.
Kalo kita berbesar hati, pasti juga uda nrimo/bersyukur akan pencapaian sekarang.
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
Bukan jumlahnya, tapi siapa yang dapat, siapa yang tidak dapat, dan mengapa. Bukankah itu sudah ada di aturan dan diketahui semua orang? Jika memang ada dalam aturan maka tidak ada alasan bagi siapapun untuk iri bahkan kalau ada yang gembar-gembor bonus sekalipun... semua orang tahu dia layak dapat sekian-sekian.
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
Kalo siapa yg dpt, dan mengapa itu kan dr awal mendapat posisi. Dan itu ngga diatur di PP.
Kalo emamg ngga dpt, ya ngga dijelasin.
Sejak awal menerima jabatan uda dikasih tau, hanya masalahnya adalah etikanya, knp harus koar koar. Simple aja.
Dan efek dr koar koar ini kan yg jd ripple di lingkungan kantor![]()
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
Dan maaf, yg dpt siapa siapa, ngga dipublikasikan. Tp scr personal diinfo kalu kamu dpt, dan bawahan kamu ngga. Krn ada pertimbangan tertentu.
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
Kalo idealnya ya semua transparan. Tanpa mengungkap jumlahnya![]()
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
Memang disayangkan kl tidak semua level mdapatkan bonus,
Tp pola pikir dbalik pmberian bonus itu acceptable bhw mreka yg ada dlm fungsi leadership-lah yg eligible mdapat bonus, sdgkn yg pelaksana tidak mdapat bonus.
Sbetulnya, apapun argumen dr prusahaan tidak akan mngubah 'iri hati' dari mreka yg tidak dapat jatah bonus.
Krn iri-irian ini tidak dapat dihindarkan, maka kebijakan prusahaan ke depan adl mngantisipasi demotivasi dari level yg tidak mdapat bonus, misalkan mperketat pngawasan kinerja utk mjd dasar pemberian surat teguran/peringatan bagi yg kinerjanya menurun krn iri, mendekat pd serikat pekerja (jika ada) utk mmadamkan demo/mogok, mbuat acara kebersamaan khusus bagi level yg tidak mdapat bonus, mperkuat strategi rekrutmen utk antisipasi turnover.
Nah, walau tidak thindarkan utk iri-irian, tp prusahaan memang perlu mnyiapkan argumen yg logis mngenai pmberian bonus.
Misalnya,
1. Bonus hanya dbrikan bagi yg mmegang fungsi kepemimpinan krn tanggungjawab tugasnya lebih besar. Tentu saja mreka adl faktor yg lebih bperan pd profit prusahaan. Argumen ini jika dkomunikasikan dg baik dan dtunjang oleh people-development yg fair akan mdorong level bawah termotivasi mjd leader.
2. Soal lembur. Ptanyaan saya, apakah Mgr/Spv dpt uang lembur dan apakah mreka banyak lembur? Jika mreka banyak lembur tp ngga dpt uang lembur, maka bonus bisa jadi alasan pngganti lembur.
kayaknya belum bisa nyambung ya? :: Ya sudah, kita lebih direct aja
tersebutlah sebuah dongeng ... alkisah di suatu perusahaan, semua orang yang mendapat bonus bebas untuk mengabari siapapun dan ternyata tidak ada iri hati, tidak ada penurunan produktivitas, dan tidak ada yang perlu kena SP. Pihak HR juga tidak perlu mengarang "komunikasi" apapun... (yang ternyata banyak manajer di Indonesia mengira "internal corporate communication" adalah "bagaimana teknik efektif membohongi karyawan sendiri").
Kenapa ya???
Hint,
- apa definisi ogah-ogahan?
- bagaimana tahu kalau karyawan ogah-ogahan?
- berapa banyak karyawan yang sedang kena penyakit tersebut?
- tahu darimana mereka sedang iri?
- berapa turn-over karyawan level operator selama sepuluh tahun belakangan ini?
- berapa operator yang sudah naik jadi direksi dalam sepuluh tahun belakangan ini?
... apakah dongeng ini akan berakhir dengan "mereka hidup bahagia selamanya?"
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
Bang alip jd hrd aja di kantor saya, uda lebih pengalaman kayanya![]()
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
ini nyata nyata terjadi loh.....hampir semuanyayang ternyata banyak manajer di Indonesia mengira "internal corporate communication" adalah "bagaimana teknik efektif membohongi karyawan sendiri"
bawahan mulai kurang cepat tanggap instruksi atasan
- apa definisi ogah-ogahan?
ada karyawan divisi B mengeluh ke HRD,
- bagaimana tahu kalau karyawan ogah-ogahan?
sebelumnya bawahan divisi A mengeluh ke supervisor div A
hrd down tracking ke bwh, utk cek ke karyawan divisi A. karyawan uda mengeluh ke supervisornya utk mjd wakil rakyat ke HRD.
tp malah karyawan divisi B yg menyampaikannya. Parah kan.....
+- 10 karyawan dari total 700 orang
- berapa banyak karyawan yang sedang kena penyakit tersebut?
dg ada total +- 700 orang.
- tahu darimana mereka sedang iri?
yg nggosip udah 1/4 nya. Saya rasa suara udah cukup sampai ke pintu HRD
HRD pasti juga punya radar / inter untuk menangkap info tsb
saya bisa infokan 5 thn terakhir, krn saya baru 5 thn di sini.
- berapa turn-over karyawan level operator selama sepuluh tahun belakangan ini?
skala 1-10, turn over di 4.
1 baik
10 parah sekali
saya uda nemu 1 senior saya di sini, dan dia baru di trial untuk naik ke direksi di kantor yg baru (anak perusahaan)
- berapa operator yang sudah naik jadi direksi dalam sepuluh tahun belakangan ini?
Cuman lulusan SMA, tp pengalaman udah 15 thn + ada upgrade pelatihan dari direksi scr personal + kursus dll
ada manager di kantor saya uda dpt rumah juga. Kalo masalah rumah ini internal sebenarnya dg manager saya. Krn emang ga di publish.....kalo ini gmn ? enaknya di publish oleh direksi atau ga ? plus minusnya ada ngga ?
Kalo dibilang happy ending....saya liat hampir 60-70% karyawan adalah karyawan bekerja lebih dari 4 thn bekerja di sini.
jd definisi happy ending apakah semua nasibnya kaya manajer saya ? saya sih maunya gitu
FYI manager saya uda 10 thn, dia meniti karir juga dr mekanik/foreman. Jadi harapan saya...misal saya 10 thn di sini, dan kinerja saya baik, "berharap sekali" dpt rumah![]()
Last edited by ndoz; 31-12-2013 at 08:24 AM.
I am too positive to be doubtful
Too optimistic to be fearful
And too determined to be defeated
Intinya sih menurut saya, karyawan ogah-ogahan itu karena merasa diperlakukan tidak adil.
Merasa kontribusinya kepada perusahaan dihargai tidak semestinya (kurang).
Nah, perlu dianalisa apakah perasaan karyawan tersebut berdasar atau tidak.
Perbaiki yang masih bisa perbaiki. Tegas pada kesalahan.
^
kalau penilaian saya, HRD emang pintu gosip
tempat curhat n keluh kesahnya karyawan.
makanya itu saya ga pernah mau lamalama di HRD.
1. karyawan berhak mengeluarkan keluh kesahnya dan diperjuangkan ke manajemen perusahaan melalui serikat pekerja.
apakah di tempat ndoz ada serikat pekerja?
2. Ada berbagai definisi mengenai uang, masing2 ada rules yang jelas, dibukukan dan siapapun boleh membaca.
a. uang gaji (semua karyawan berhak)
b. uang prestasi (hanya yg karyawan tertentu).
c. uang bonus tahunan (semua karyawan berhak).
d. uang THR (semua karyawan berhak)
e. uang pesangon (semua karyawan berhak bagi yang resign)
f. uang tunjangan kesehatan (semua karyawan berhak)
dll.
3. Setiap awal tahun diedarkan form yang diisi karyawan tsb juga atasannya.
Isinya penilaian prestasi atas dirinya sendiri + dinilai oleh atasannya.
Nah hal ini menjadi salah satu point utk uang prestasi tsb.
4. ada ga mekanisme recharge energy buat karyawan?
kayak outbound atau tour karyawan.
karyawan juga punya titik jenuh loh, mereka yang operator biasanya ga tahu harus ngapain.
pihak manajemenlah yang biasanya mensiasati kondisi tsb agar tidak mengganggu kinerja perusahaan.
kalau emang ga ketolong ya uda,
toh orang lain yang membutuhkan pekerjaan masih banyak.![]()
- just call me kokom -
Shinken & Fude… Jalan pedang dan jalan kuas, antara keharmonisan dan kekerasan kehidupan yang melebur untuk meraih kemurnian yang sempurna…
I get to actually experience what it would be like to be a psycho, which is not a fun one. For me, it suits me. It suits my personality.