Banyak yg emosi dan memberikan argumen: sekalian aja lokalisasi korupsi, lokalisasi perampokan, lokalisasi narkoba...

Salah.

Perampokan, pencurian, narkoba, perkosaan dll adalah kejahatan yg ada korbannya.
Orang tak mau dirampok tapi dipaksa oleh pelaku.
Maka si korban dibantu oleh pemerintah menangkap dan menghukum pelaku.

Tapi pelacuran dan perjudian tak ada korbannya, dua pihak pelaku sama2 sepakat melakukan transaksi.

Yg begini sulit sekali diberantas, kalau dilarang maka mereka berdua akan cari tempat lain, di kost, di apatement, di hotel bahkan di semak2...

Maka banyak negara membuat lokalisasi pela curan dan judi, orang2 yg tak takut dosa silahkan masuk, yg takut dosa terlindung aman dilingkungan masing2.

Tanpa lokalisasi, pria2 bejad mencari mangsa dimana2 karena tak ada penyaluran resmi.