Results 1 to 3 of 3

Thread: Mencermati Mundurnya Gubernur Tokyo Gara-gara Kasus Suap 50 Juta Yen

  1. #1

    Mencermati Mundurnya Gubernur Tokyo Gara-gara Kasus Suap 50 Juta Yen

    "Gubernur Tokyo, Naoki Inose, kelahiran Nagano 20 November 1946, akhirnya mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis (19/12/2013) atas skandal penerimaan uang sebesar 50 juta yen dari operator rumah sakit Tokushukai.

    Pekan lalu saat menjelaskan semua masalah dengan detil di hadapan majelis DPRD Tokyo, sampai tengah malam, Inose tampak sangat sedih dan hampir meneteskan air mata karena tekanan sangat berat dari pertanyaan anggota DPRD Tokyo yang sangat tajam kepadanya.

    "Ada dua kemungkinan, anda mengundurkan diri atau meloanjutkan sampai ke pengadilan," papar seorang anggota DPRD Tokyo saat itu dan dijawab Inose, "Kemungkinan mengundurkan diri memang sudah saya pikirkan," paparnya Kamis, pekan lalu".


    Sumber berita:

    Gubernur Tokyo Mundur Gara-gara Skandal Suap Sebesar 50 Juta Yen
    http://www.tribunnews.com/internasio...ar-50-juta-yen

    Nah, mental-mental begini nih yang tidak dimiliki masyarakat Indon yang ngakunya MASYARAKAT AGAMIS. "Sila pertama" nih ye..!

    Di Indon, pengadaan Alquran pun dikorupsi. Kementrian agama malah jadi kementrian terkorup.

    Boro-boro "meneteskan air mata", banyak koruptor malah cengar-cengir di layar kaca. Banyak pula dari mereka yang bergelar haji atau berjilbab. Dicokok KPK, bilangnya "ini ujian dari Allah" atau "saya dizolimi".

    Gelar haji dan jilbab bukan jaminan akhlak. Di Indon, justru simbol-simbol agama semacam itu dimanfaatkan sebagai tameng untuk menutupi kebusukan.

    Itulah Indon, negeri orang-orang munafik. Sok bermoral, sok "budaya ketimuran", sok anti barat, sok religius. Padahal.....
    Twitter: @tingnongtingcer
    Blog: http://ishaputra.wordpress.com/

  2. #2
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by ishaputra View Post
    Nah, mental-mental begini nih yang tidak dimiliki masyarakat Indon yang ngakunya MASYARAKAT AGAMIS. "Sila pertama" nih ye..!

    Di Indon, pengadaan Alquran pun dikorupsi. Kementrian agama malah jadi kementrian terkorup.

    Boro-boro "meneteskan air mata", banyak koruptor malah cengar-cengir di layar kaca. Banyak pula dari mereka yang bergelar haji atau berjilbab. Dicokok KPK, bilangnya "ini ujian dari Allah" atau "saya dizolimi".

    Gelar haji dan jilbab bukan jaminan akhlak. Di Indon, justru simbol-simbol agama semacam itu dimanfaatkan sebagai tameng untuk menutupi kebusukan.

    Itulah Indon, negeri orang-orang munafik. Sok bermoral, sok "budaya ketimuran", sok anti barat, sok religius. Padahal.....
    Selain mencela mereka, solusi apa yg bisa lu berikan agar orang-orang seperti mereka berkurang sehingga Indonesia bisa seperti Jepang?

    Ini catatan gue saja, topik lu tentang RW vs SS saja sudah menunjukkan bahwa lu salah satu dari orang-orang Indonesia yg lu cela itu.


  3. #3
    pelanggan tetap yanwok's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    1,015
    Emang sulit merubah kebiasaan dan mental orang-orang yang lu panggil Indon

    Itu lah gunanya Kpk dan instansi lainnya.

    Mudah2an aja kita semua ga ikutan dan bisa terinspirasi bukan masalah korupsi aja
    Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is why it is called the "present".
    Don't be too concerned about what was and what will be, keep living the present.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •