yang paling mudah tentu dengan melihat di website-nya EFSA langsung...
EFSA tidak melakukan penelitian baru, tapi kaji literatur terhadap penelitian-penelitian lama yang menyebutkan bahwa aspartam berbahaya. Ini tipikal kisah one authority of science against another. Secara khusus EFSA mengkritik penelitian independen yang dilakukan oleh yayasan Ramazinni yang mengatakan bahwa aspartam menyebabkan kanker. Saya kok tidak tertarik dengan cara EFSA menyudutkan kredibilitas yayasan tersebut, padahal sudah jelas si yayasan Italia ini dinyatakan kredibel oleh organisasi semacam IARC (International Agency for Research on Cancer).
Perdebatan soal metodologi dan kesimpulan ilmiah-nya menarik kalau mau ditelusuri, tapi buat saya sih, hal ini belum final dan saya masih pilih menjauh dari aspartam.
That's how we should treat science...![]()
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



yang paling mudah tentu dengan melihat di website-nya EFSA langsung...
Reply With Quote