Results 1 to 4 of 4

Thread: Dinamika Dunia Sejarah: Komunis =/= Ateis Diterima, Kristen =/= Penjajah Ditolak

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1

    Dinamika Dunia Sejarah: Komunis =/= Ateis Diterima, Kristen =/= Penjajah Ditolak

    bila Anda yg ngomongin sejarah pasti sering merasakan hal ini

    seperti yg kalian semua tau bahwa 2 golongan di negeri ini memiliki 1 stigma sejarah yg buruk di tengah masyarakat
    Ateis disebut Komunis
    dan Kristen disebut Penjajah

    tentu saja akibat dari stigma tersebut Ateis & Kristen segera membuat sangkalan2 terkait hal tersebut
    contohnya
    Ateis menyatakan bahwa ada pula golongan komunis beragama macam Aidit & Tan Malaka yg dikatakan masih menganut Islam
    sementara Kristen menyatakan bahwa ada pula tokoh pahlawan dr golongan Kristen macam Uskup Soegija dan Pattimura

    herannya nasib kedua golongan tersebut mengalami nasib yg berbeda

    bantahan dari Ateis diterima bahkan hingga umat beragama
    namun bantahan dari Kristen ditolak besar2an

    ditambah lagi, tuduhan Ateis=Komunis lebih sering kita temui bahkan di pelajaran Pancasila & sejarah mengenai Revolusi Indonesia
    berbeda dgn tuduhan Kristen=Penjajah yg baru ditemui di sejarah mengenai Kolonialisme (itu pun kebanyakan baru mengenai gold, glory, gospel)

    tentu saja seperti ada kemunafikan dalam hal ini

    bagaimana tanggapannya saudara2 sekalian ?

    silahkan kalo ada mau berargumen tentang sejarah

  2. #2
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    saya bukan ahli sejarah

    cuman, tentu saja juga pernah melihat miskonsepsi mengenai hal2 seperti ini, khususnya yang menyamakan atheisme dengan komunisme itu. ntah lah bagaimana dengan pendidikan kita, karena saya pun termasuk generasi yang pernah dicuci otaknya mengenai miskonsepsi ini. dan perlu cukup lama untuk mulai menyadari kalo dua hal ini sebenarnya adalah berbeda. itu pun setelah mengenyam pendidikan di luar materi yang disodori pendidikan indo.

    ada yang mengatakan ini hanyalah propaganda dari pemerintah jaman orde baru untuk menekan movement ideologi komunisme jaman itu. mungkin ada benarnya, mungkin pula konspirasi. dan kalo pun ternyata benar, mungkin juga ini mempunyai andil di mana negara indonesia bisa menjadi indonesia yang sekarang, bukan negara yang memahami ideologi komunisme. so apakah hasil akhir ini a good thing or a bad thing in a big picture untuk negara indo? saya serahkan ke pemirsa masing2

    my take is, apa yang sudah terjadi ya sudah terjadi, dan saya ngga ingin berspekulasi bagaimana nasib indonesia dengan kemungkinan alternatif lain
    kembali ke masa sekarang, yang disayangkan adalah miskonsepsi dan legacy pendidikan salah kaprah ini masih sangat terlihat di jaman sekarang. ntah lah apa ada perubahan bahan materi yang diajarkan dalam buku teks jaman sekarang untuk memperbaiki miskonsepsi ini. semoga anak jaman sekarang maupun masa depan ngga tetap dibodoh2in oleh pendidikan indo mengenai miskonsepsi ini

  3. #3
    nah, itu dia yg saya permasalahkan
    masalahnya meskipun dikatakan banyak tokoh pahlawan nasional beragama Kristen tetep aja mereka blunder dgn mengatakan "Udah segitu doang ? Sisanya yg jadi penjajah ribuan.... sampe jutaan... selama 350 tahun.."

    & jg pernyataan yg justru dr yg bikin trit mengenai Ateis Bukan Komunis: kaskus.co.id/post/000000000000000279652453#post000000000000000279652 453

    kaskus.co.id/show_post/000000000000000762046608/108/

    nah, menurut lu Belanda = penjajah (yang lu pahami adalah semua jenis orang Belanda, bukan lembaga negara, bukan pula suatu kelompok)
    sementara menengok istilah "penjajah" dalam definisi tekstual sejarah kita adalah Hindia-Belanda, yang merupakan colonial state yang bertanggung-jawab langsung pada Pemerintah Pusat, yaitu Kerajaan Belanda...

    jika, dan hanya jika, kita hendak membuktikan bahwa Kristen bukan agama penjajah dengan mengambil contoh 1 orang Belanda pro-Pribumi vs negara kolonial Hindia-Belanda, tidak akan memungkiri bahwa keduanya memang Kristen, individu dan badan berbeda indikator, kita tak bisa menyamakan kedua jenis indikator tsb, karena memang parameternya beda...
    sehingga analisis harus dikenakan pada negara kolonial Hindia-Belanda...

    kita sudah temukan asumsi bahwa penjajah adalah Hindia-Belanda, bukan Giovanni Van Bronkhorst ataupun Marco Van Basten yang dianalogikan seperti Franciscus Xaverius, apalagi Soegija, walaupun semuanya sama-sama Kristen...
    padahal sama aja dgn ungkapan Ateis≠Komunis

    kita juga bisa mengungkapkan pernyataan yg sama terhadap pernyataan mengenai komunis bukan Ateis:

    "Udah, cuman Gennady Zyuganov, Tan Malaka, & Aidit doank. Selebihnya ratusan bahkan ribuan Ateis jadi dedengkot Stalin, Lenin, Mao Zedong, Kim Il-sung, Kim Jong-il, dan Kim Jong-un yg menganiaya umat beragama karena analisisnya BUKAN dikenakan pd individu macam Tan Malaka & Aidit doank, tapi juga negara macam Korut, Uni Soviet, & RRC, walaupun semuanya sama2 komunis"

    maka dari itu saya katakan kalo org2 yg membenarkan ungkapan Ateis≠Komunis adalah munafik krn pd kasus yg sama (penyataan Kristen≠Penjajah) justru mereka tolak

  4. #4
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Nggak ngerti... kalimatnya gak rapih, potongan dari untaian yang lebih panjang yang tidak bisa (atau perlu) dipahami tanpa melihat keseluruhan diskusinya, pun itu juga cuma pernyataan manusia tanpa kredibilitas jelas untuk layak mendapat perhatian... satu dari sekian banyak manusia yang tidak cukup sibuk sehingga bisa menghabiskan waktu untuk menempel di keyboard...

    case closed...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •