Quote Originally Posted by Alip View Post
Karena agama, baik yang dianut Aslan maupun saya, bukan penemu tradisi nikah ... ketika agama-agama tersebut diturunkan, yang namanya nikah sudah ada. Agama kemudian menjadi stempel dan mengklaim sebagai pengatur dari kegiatan tersebut.

Jadi kalau atheist mau nikah, ya, tentu silakan saja... mereka tidak memerlukan legitimasi dari agama...
Nope.

Sejak manusia pertama, Tuhan sudah mengajarkan konsep pernikahan yaitu antara laki dan perempuan.

Konsep pernikahan bukan penemuan manusia, bukan penemuan homo sapien, bukan ditemukan oleh hewan.

Menolak Tuhan berarti menolak pernikahan, tanpa Tuhan manusia bebas aja mau ngapain, kumpul kebo 7 orang juga boleh, ganti2 pasangan tiap malem juga monggo.

---------- Post Merged at 08:43 AM ----------

Quote Originally Posted by ndugu View Post


----
kembali ke topik sesuai judul thread, di luar urusan gay dan atheisme dan pernikahan sesama jenis...

yah, setiap orang bisa aja mengambil arti pernikahan sesuai ide ideal mereka sendiri, ntah sebagai bukti pernyataan cinta, kejelasan status, aksi ritual dalam beribadah, ato bukti perestuan dari tuhan

fast forward ke jaman sekarang, kalo kita ngeliat hukum dan society kita di jaman sekarang, kenyataannya pernikahan itu memang ada perannya, sangat besar malah, dalam hukum. atheist menikah mungkin bukan memikirkan direstui tuhan ato ngga, tapi untuk legalitas, karena impactnya akan sangat dirasakan dalam segala aspek hidup. pembagian warisan, birokrasi finansial dan perbankan pribadi, persyaratan pengadopsian anak, hak/kewajiban pengasuhan anak, polis asuransi, pembelian rumah, keimigrasian, (di amrik bahkan hak kunjungan rumah sakit), benefit2 dari social welfare atopun promo2 ini itu, and everything else, sering kali melihat status pernikahan seseorang, ga peduli apapun agamanya.

like it or not, begitu lah society kita dijalankan
Masalah legalitas, negara mencomot konsep pernikahan dari agama untuk urusan legalitas.

Ya sudah okelah kalau pasangan homo mau punya legalitas, besok2 pasangan grup 9 orang homo juga boleh dong menuntut legalitas pernikahan ? Kan pernikahan mereka ga ada aturan atas dasar agama ?

Selanjutnya, gereja juga gak boleh diserang kalau tak mau menikahkan pasangan homo, karena yg ngatur hukum gereja itu Tuhan, bukan manusia.