Results 1 to 9 of 9

Thread: Dongeng Kang Ibing [alm. semoga arwah beliau diterima di sisiNya].

  1. #1
    pelanggan bonny gooner's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Bandung
    Posts
    152

    Dongeng Kang Ibing [alm. semoga arwah beliau diterima di sisiNya].

    Bagusnya dan seharusnya sih pake basa sunda, tapi daripada diprotes ama yang lain jadi pake bahasa nasional deh...

    Ceritanya ada tukang jualan lotek di pinggiran rel kereta api, lagi ngelap piring yang baru dicuci. Kebetulan lapnya itu warna merah kotak2 putih. Selesai ngelap, lapnya dikibas2, kebetulan ada kereta api lewat. Kaget, si masinis sontak menarik tuas rem.

    NGGGUUUUUKKKKKKK!!!!!

    setelah kereta api itu berhenti, si masinis menjulurkan kepalanya ke luar jendela sembari bertanya pada si tukang lotek.

    "Ada apa, bang?" tanya masinis.
    "Enggak ada apa-apa, pak," jawab si tukang lotek, "cuma tinggal bumbunya aja."


  2. #2
    pelanggan bonny gooner's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Bandung
    Posts
    152
    Di suatu malam yang gelap gulita cuma diterangi oleh cahaya bulan, ada yang lagi nongkrong di sebuah tempat.
    Ketika ada orang lewat, yang lagi nongkrong itu mencoba menyapa, "Mau kemana, Din?"

    "Woi, ceng..." jawab yang lewat.

    Setelah agak jauh, orang lewat itu menyeletuk, "Wah euy, saya mah bukan Udin."
    Sambut yang nongkrong, "Bodo amat, gw juga bukan Aceng."

  3. #3
    pelanggan bonny gooner's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Bandung
    Posts
    152
    Suatu hari di dalam bis kota ada seorang copet perempuan. Saat lagi nyopet, nggak disangka kalo saku celana orang yang dicopetnya itu bolong. Udah gitu dia nggak pake celdam pula. Setelah tangan si perempuan copet itu masuk saku dan lebih dalam lagi, dijepitlah tangan si copet itu.
    "Sok siah," kata yang dicopet, "mau saya teriak copet atau terus ngelus-elus?!!"


  4. #4
    pelanggan bonny gooner's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Bandung
    Posts
    152
    Ada sekelompok tukang mancing ikan sedang saling membanggakan diri mereka masing-masing.
    Kata tukang mancing [TM] 1: "Ah, saya tukang mancing paling jago sedunia mah."
    "Emang napa gitu?" tanya yang lain.
    TM1: "Saya mah baru juga clum masuk air, langsung disambut sama ikan2. Tuh, umpan saya mah nomer 1 di dunia."

    TM2: "Masih lebih hebat saya dong. Saya mah umpannya juga baru disiapin, ikannya udah pada nongol, 'cepetan dong! Udah nggak tahan nih mau makan.' "

    TM3: "Ah itu sih nggak aneh, masih jauh lebih hebat lagi umpan saya. Saya mau mancing hari minggu, itu ikan2 pada dateng ke rumah hari sabtunya sambil nanya, 'Besok bapak mau mancing, nggak?' "


  5. #5
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by bonny gooner View Post
    Suatu hari di dalam bis kota ada seorang copet perempuan. Saat lagi nyopet, nggak disangka kalo saku celana orang yang dicopetnya itu bolong. Udah gitu dia nggak pake celdam pula. Setelah tangan si perempuan copet itu masuk saku dan lebih dalam lagi, dijepitlah tangan si copet itu.
    "Sok siah," kata yang dicopet, "mau saya teriak copet atau terus ngelus-elus?!!"

    Bunbun.. ternyataaaaaaa.....
    Ntar dibaca ama ibunya Dek Rara lho..

  6. #6
    pelanggan bonny gooner's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Bandung
    Posts
    152
    Ibunya Rara malah ketawa ngakak tuh pas denger dongengnya kang ibing...

  7. #7
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  8. #8
    pelanggan
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    di depan monitor
    Posts
    292
    ekekekekk.......aya-aya wae euy.......:p

  9. #9
    pelanggan
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    287
    Quote Originally Posted by bonny gooner View Post
    Bagusnya dan seharusnya sih pake basa sunda, tapi daripada diprotes ama yang lain jadi pake bahasa nasional deh...

    Ceritanya ada tukang jualan lotek di pinggiran rel kereta api, lagi ngelap piring yang baru dicuci. Kebetulan lapnya itu warna merah kotak2 putih. Selesai ngelap, lapnya dikibas2, kebetulan ada kereta api lewat. Kaget, si masinis sontak menarik tuas rem.

    NGGGUUUUUKKKKKKK!!!!!

    setelah kereta api itu berhenti, si masinis menjulurkan kepalanya ke luar jendela sembari bertanya pada si tukang lotek.

    "Ada apa, bang?" tanya masinis.
    "Enggak ada apa-apa, pak," jawab si tukang lotek, "cuma tinggal bumbunya aja."


    Kalau saja kereta tidak perlu berjalan diatas rel, niscaya si tukang lotek sudah dilindas masinis.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •