Results 1 to 13 of 13

Thread: Terimakasih , Maaf , dan Tolong

  1. #1

    Terimakasih , Maaf , dan Tolong

    Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri seorang direktur.
    Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan, dan kritikan
    dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut.

    Karena waktu yang terbatas,
    kesempatan tersebut dipersilahkan dinyatakan dalam bentuk tulisan.
    Diantara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan
    kemudian dibacakan di acara tersebut,
    yakni sebuah catatan dengan gaya tulisan coretan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.

    Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut,
    “Yang terhormat Pak Direktur.
    Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata “tolong”,
    setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya.
    Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah mengucapkan “maaf”,
    saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah diperbuat
    karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan.

    Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan “terima kasih”
    kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak.
    Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya
    sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan.
    Dan sampai kapan pun bapak adalah Pak Direktur buat saya.
    Terima kasih sekali lagi. Semoga Tuhan meridhoi jalan dimanapun Pak Direktur berada. Amin.”

    Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu,
    serentak tepuk tangan menggema memenuhi ruangan.
    Diam-diam Pak Direktur mengusap genangan airmata di sudut mata tuanya,
    terharu mendengar ungkapan hati seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.

    Pak Direktur tidak pernah menyangka sama sekali bahwa sikap dan ucapan yang selama ini dilakukan,
    yang menurutnya begitu sederhana dan biasa-biasa saja,
    ternyata mampu memberi arti bagi orang kecil seperti si office boy tersebut.
    Terpilihnya tulisan itu untuk diabadikan,
    karena seluruh isi kantor itu setuju dan sepakat bahwa keteladanan
    dan kepemimpinan Pak Direktur akan mereka teruskan sebagai budaya di perusahaan itu.


    Tiga kata “terimakasih, maaf, dan tolong” adalah kalimat pendek yang sangat sederhana
    tetapi mempunyai dampak yang positif.
    Namun mengapa kata-kata itu kadang sangat sulit kita ucapkan?
    Sebenarnya secara tidak langsung telah menunjukkan keberadaban
    dan kebesaran jiwa sosok manusia yang mengucapkannya.
    Apalagi diucapkan oleh seorang pemimpin kepada bawahannya.

  2. #2
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    Terima kasih, Tolong.. Ma'af kan saya

  3. #3
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Saya kadang suka bingung kalo telpon dengan Indonesia. Entah kenapa pada waktu akhir telpon mereka selalu tutup mendadak. Kebiasaan di belanda, kalo telpon langsung sebut nama, mau tutup pun saling ucapkan kata2 perpisahan, spt yg sederhana.. yo.. kalo yg muslim pake salam.
    Beberapa kali saya terbengong2 ketika lawan bicara langsung mematikan telpon tanpa mengucap tanda akhir apa pun.
    Begitu pula dgn email.

    Apa budaya basa basi sudah hilang? sampe yg begini jadi aneh?

  4. #4
    Masa sih om ?

    Saya kalau telepon , masi kok say "bubye" "tata" "dada" "muach" untuk mengakhiri pembicaraan di telepon

    Di email juga selalu dikasi "Best Regards"

  5. #5
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Ya ga semua sih, tapi ada bbrp yg gitu.

  6. #6
    pelanggan setia Bi4rain's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Neverland
    Posts
    2,539
    ^freak n geek imut ya, pake tata, cup cup, muah muah
    [MENTION=44]ndableg[/MENTION]: sama kayak adek gw yang bungsu tuh. Niatnya bikin image cool, yang ada malah pengen gw tendang.

    Kayaknya tret ini kudu dibaca ma bos gw
    A kid at heart

  7. #7
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Dari tiga kata tsb (terima kasih, maaf dan tolong) biasanya, menurutku, yg relatif paling berat adalah kata "maaf".

    Kata "maaf" berkonotasi mengakui bahwa "dirinya salah". Bagi orang yg "berorientasi benar-salah" maka biasanya kata tsb pantang untuk diucapkan. Itu dianggap akan membuat dirinya terlihat salah, rendah dan kalah. Ngeyel, keras hati dan keras kepala, itu sebagian ciri2nya. Maaf.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  8. #8
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Maaf itu bisa berarti I am sorry, tapi juga bisa berarti excuse me yg ga harus salah.

  9. #9
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by Bi4rain View Post
    sama kayak adek gw yang bungsu tuh. Niatnya bikin image cool, yang ada malah pengen gw tendang.
    Kayaknya emang generasi yg ini.

    Di lain pihak, gw kaget waktu anak2 salaman sekarang pake cium tangan.. tapi tangan sendiri yg dicium.. Ini sapa yg menciptakan? Keknya gw lost..

  10. #10
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    ga usah anak2 ya...yg udah tua aja..
    nelpon ke rumah orang ga ngucap salam dulu..minimal halo gitu
    langsung maen ngomong aja
    udah selesai urusan, maen tutup telpon aja...ga nunggu g selesai ngomong dulu

    ini orang tua yg harusnya sangat mengerti sopan santun ya
    Popo Nest

  11. #11
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    hu uh suka ngerasa aneh dengan orang yg nelpon ke telpon rumah, tapi langsung ngomong bla bla bla... emang sih masih sodara, tapi ada etikanya jugalah
    anehnya karna dia yg nelp gak ngasih tau siapa, yaaa gw spontan nanya siapa... eh malah dijawab dengan nada nyolot.
    Ga abis pikir, dikira kita tau semua orang suaranya kaya gimana kali yak

  12. #12
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    udah ditanya nama aja, kadang masih suka nyamber ngomong terus
    ya g ulang aja terus, "Ibu/Bapak siapa ya? mau bicara dengan siapa?" sampe yg di sana nyebut nama

    amit2...masa karena jaman hp pada udah ilang sopan sih?
    Popo Nest

  13. #13
    Saya sering mengalami...

    Telepon rumah bunyi , saya angkat...

    Disana : "Halo bisa bicara dengan xxx ?"

    Saya : "Oh maaf , salah sambung."

    Brak ditutup teleponnya sama penelepon , kaget saya

    Sudah salah sambung , langsung ditutup , tanpa basa - basi.

    ---------- Post Merged at 03:18 PM ----------

    Quote Originally Posted by Bi4rain View Post
    ^freak n geek imut ya, pake tata, cup cup, muah muah
    Ini sih dari lahir hahahaha...

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •