-
jadi ini spesifik ke jualan barang?
dan bagaimana supaya orang mo masuk dan membeli? well, kurasa ini challenge yang samgat umum ya buat yang mo jualan di internet. apalagi yang kecil2an. dan bisnis di internet kan luas banget nget nget..
thanks to internet, mo nge-set-up toko tuh gampang banget dibandingkan toko jenis brick and mortar. dan persis karena itu juga, makanya kompetisi juga bergelimpangan. bisa pake servis yang udah apa adanya, misalnya di ebay ato amazon ato tokopedia ato sejenisnya. tapi jualan di tempat seperti ini, good luck aja bisa menarik orang ngeclick daganganmu
it's a wild west out there. kurasa yang bisa menarik pelanggan cuman dari segi harga. but then, jadilah price war, which isn't a very sustainable business idea
unless, seorang penjual itu mempunyai barang yang sangat khas dan unik sekali yang tidak dibikin oleh sapa2, mungkin dia bisa bertahan sedikit lebih lama sebelum yang laen mengcopy idenya.
yang lebih advanced dikit, ya set-up website sendiri dan brand sendiri. ini klasik bikin toko sendiri dengan tidak menunggani fasilitas laen. again, unless mempunyai produk yang unik sekali, you may get somewhere. sisanya, ya gencar marketing.
that reminds me. saya pernah membantu seorang kenalan nge-set up site untuk barang jualannya juga (dengan sitenya sendiri dan shopping cartnya sendiri). tapi barang yang dijualnya tuh barang licensed (misalnya produk2 dengan brand NBA, NASCAR etc,, di mana hak ijin untuk memproduksi merchandise barang2 gini perlu dibeli lisensinya). jadi dia ada barang eksklusif. yang kaya gini menurutku masih mempunyai kesempatan lebih baik dibandingkan yang ritel2 biasa ya. apalagi dia sendiri pula adalah produsennya (punya pabrik sendiri). tapi ini target pembelinya juga sangat spesifik ya. even then, i dont think it went anywhere
i know another small-time entrepreneur, dia bisnis online juga, cuman bukan jenis barang, tetapi jenis jasa (service) cloud. dan jenis bisnisnya juga bukan b-to-c, tapi b-to-b. dan point of entry untuk orang umum ke bisnis jenis ini juga jelas sedikit lebih susah dibandingkan orang2 rumahan yang jual2 barang dari rumah
kita ga usah ngebahas mengenai teknikalitasnya deh, soalnya yang ini more or less udah hampir oke, udah ada data centernya sendiri juga. tapi untuk menjualnya, still is a challenge. he is pursuing a mix of traditional dan virtual marketing sih. dari nge-spam orang dengan ngirim2 kartu pos berisi iklan (he doesn't believe in spamming online), sampe engage professional content writer and content editor and logo designer dan website designer etc, untuk mengerjakan material marketingnya and eventually ke websitenya dan menyediakan demo online. maybe will engage in some other online ad, selain network dengan orang laen ato media laen supaya dipublikasi (jaman skarang kan udah banyak publikasi media online). sisanya ya sales biasa. word of mouth. referensi. ngetuk pintu dari satu perusahaan ke perusahaan laen
mengenai ngiklan, kalo ada yang tau jawaban silver bulletnya, kurasa semua orang juga udah jadi pengusaha sukses
perlu sangat selektif kurasa dengan strategi marketing yang ingin dilakukan, yang kurasa juga tergantung dengan bisnis itu sendiri. toko2 online jenis ebay dll itu seingatku ada nyediain fasilitas untuk sponsored listing, jadi ibaratnya iklannya bisa di'sticky' ato dihighlight untuk meningkatkan kesempatan orang liat. ato kalo mo coba, bisa juga coba google ad yang per click itu loh, tapi menurutku ini juga rada2 gimana yah, good luck deh
the cost can add up very quickly.
ato yang jauh lebih sederhana lagi, kaya orang yang jualan2 di facebook
ngiklan juga di situ, ngetag juga ke orang2 yang dikenal. ato barang kali bisa bagi2 tester seperti bundana yang katanya lagi bisnis bikin kue
dimulai dari yang sekeliling dulu
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules