Menurut gw salah satu alasan kenapa ortu gw gak mau terbuka dan cenderung menghindar dengan kata-kata "ntar aja nanti kalian juga tau sendiri kalo udah gede", itu karena ada semacam dogma adat jawa bahwa membicarkaan hal itu adalah saru/tabu. Kami sebagai anak-anak, normal dong kalo akan penasaran dan bertanya-tanya soal s.eks dan reproduksi. Bukankah ortu -seharusnya- menjadi narasumber yang paling bisa dipercaya ya?![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote
kita (masyarakat) sering menuding tanggung jawab akan terdidik atau ngganya anak pada ortu. tapi kalau ortu tidak mengambil kontrol dalam pemberian informasi (and i am sure parents juga lebih suka menurunkan pandangan hidupnya pada anak), then who else? kalo si anak coba2 sendiri, kan tambah barabe 
