So, ceritanya para admin dan sekretaris berusaha membujuk saya untuk gabung jejaring sosial dunia maya ... biasalah, para cewek itu menganggap manusia yang tidak punya akun semacam fesbuk merupakan manusia sisa peradaban Neanderthal.
Truly, melihat komentar-komentar di jejaring sosial itu saya jadi bertanya-tanya... apa itu temen beneran?
Contoh, bayi jelek tembem bertampang nyebelin banyak sekali dapet "like" dan komentar-komentar seperti "lucuuuu", "gemeeeesss", "pingin nyubiiiittt"... yang saya jadi bertanya-tanya, 'itu tulus gak sih?'
Begitu juga dengan foto-foto narsis lainnya.
Bagi yang aktif di jejaring macam itu, apakah kalian merasa itu dunia yang jujur?
btw, saya sebenarnya punya akun fesbuk, tapi sudah bertahun ini gak pernah diurus... gak berasa manpaatnya... should I re-activate?
Guess I am Neanderthal after all...![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)

Reply With Quote

#nomention.


hai hai hai.....
.
jadi ajang majang selfie ato basa basi





Bukankah sebaik-baik orang adalah yang menjadi manfaat di dunia nyata. Daripada keasikan di dunia maya tapi cuma sekedar check in, pamer poto makanan, update status sok bijak, sok pinter, sok motivasi, ntar suatu hari statusnya berubah jadi ngoceh-ngoceh gak jelas, apalagi sampe galau segala. Ati-ati kerasukan setan kalo keseringan galau kata om [MENTION=239]ancuur[/MENTION] 

Ada yang minta dilike poto anaknya karena mo ikutan kontes bayi lucu ya ane like. Apa susahnya coba ketimbang ngeklik doang kan
nudel


