
Originally Posted by
BundaNa
^maksudnya kalau ijab kabul akad kan perjanjian di depan Allah yang diwakili dan disaksikan oleh ortu, dan para saksi...jadi itu ikatan sah dimata Tuhan sedang berlangsung...trus ada adegan akad di sinetron, lengkap lho mirip akad beneran...jadinya kan merusak nilai akad itu sendiri...
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حَبِيبِ بْنِ أَرْدَكَ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثٌ جِدُّهُنَّ جِدٌّ وَهَزْلُهُنَّ جِدٌّ النِّكَاحُ وَالطَّلَاقُ وَالرَّجْعَةُ
Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata, telah menceritakan kepada kami Hatim bin Isma’il berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman bin Habib bin Ardak berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Atha bin Abu Rabah dari Yusuf bin Mahak dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah saw bersabda : “Ada tiga perkara baik dilakukan dengan serius atau dengan main-main hukumnya tetap berlaku; nikah, talak dan rujuk. (Tirmidzi (II/328 no. 1195), Ibnu Majah (I/658 no. 2039))”
Cekidot : http://125.164.221.44/hadisonline/ha...o=2029&page=82
Jadi, persoalan sinetron nikah tsb memang bukan perkara sepele, kalau melihat konsekuensinya sesuai hukum Islam