http://news.detik.com/read/2013/10/1...ka-saling-suka

Jakarta - Kepala Sekolah SMP di Jakarta Pusat yang siswanya terlibat pelecehan seksual akhirnya membuka suara. Kepala Sekolah itu membantah adanya pelecehan tersebut, menurutnya peristiwa itu terjadi atas dasar saling suka.

"Ada dasar suka sama suka, tanpa ada paksaan dari salah satu pihak," ujar kepala sekolah tempat siswi tersebut belajar di Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2013).

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat (27/9) lalu, sementara menurut laporan korban di kepolisian, peristiwa terjadi pada Jumat (13/9). Kepala sekolah menjelaskan, peristiwa ini terjadi setelah pulang sekolah.

"Saat pulang sekolah, harusnya mereka turun. Rupanya anak ini diajak ke lantai 4, ruang kelas VII. Sementara ruang kelas IX berada di lantai 3," ungkap Kepala Sekolah.

Sementara itu, Kepala Seksi Manajemen SMP-SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Tajuddin, membantah adanya hubungan intim antar siswa kelas VII dan siswi kelas IX ini.

"Bahwa kegiatan pelecehan seks yang dilakukan adalah hanya raba-raba dan cium-ciuman. Jangan dibayangkan itu terjadi buka-bukaan dan sebagainya," kata Tajuddin.

Pihaknya juga membantah adanya ancaman senjata tajam yang dilakukan oleh salah seorang pelaku. Sebab aksi tersebut dilakukan tanpa adanya paksaan.

Menurut laporan korban di Mapolres Jakarta Pusat, siswi tersebut dipaksa oleh salah orang temannya untuk melakukan seks oral dan hubungan intim kepada adik kelasnya. Adegan tersebut disaksikan dan direkam video oleh 5 orang perempuan lain yang juga merupakan teman seangkatan korban.

Korban bahkan diancam dengan menggunakan senjata tajam jika menolak permintaan keenam temannya tersebut. Merasa terancam, korban terpaksa menuruti kemauan bejat teman-temannya itu.