soal alasan kenapanya saya rasa udah pada tahu ya saya tapi yang akan sulit itu "bagaimana"-nya. dan sayangnya banyak yang memilih bertanya kenapa (lalu kemudian bahas siapanya seperti um [MENTION=912]234[/MENTION] bilang) dari pada membahas bagaimana. mungkin mencari solusi memang lebih susah dari pada nyari yang salah