^ [MENTION=43]ga_genah[/MENTION] kenapa? kurangkeraspede ngobrol disini?
^ [MENTION=43]ga_genah[/MENTION] kenapa? kurangkeraspede ngobrol disini?
~Radio Kopimaya~
iya um [MENTION=301]porcupine[/MENTION]
ga ngerti saya...
nanti ktemuan di McD sunset road ya um, buat belajar....![]()
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
thread ini bener-bener keras![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
keras belum masuk hitungan, karena kekerasan = terlalu keras.
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
nudel takut dengan keras apa takut ga bisa keras?
^^^
Gw lanjutin deh chan
ni kan bahas pria yang keras, kenapa dirimu yang heboh del? apakah nude co melambai?...........................
Jiahh dipotong reza ::
Last edited by surjadi05; 18-10-2013 at 11:08 PM.
^
wooh.. kalo udah dipotong,
gak bisa keras lagi dong..![]()
^^
Theorynya begitu, tahu deh kalo dr ancurr dapat ilmu baru dari thailand![]()
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
keras keras... disukai wanita ditakuti pria
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
chan wanita paling semangat keras di thread ini, ada apa ya?![]()
... actually, paling penting menjaga tingkat kekerasan pada angka 70% - 80%. Lebih dari itu -apalagi sampai lebih dari 100%- biasanya jadi susah dikendalikan... dan hubungan antara laki-laki dan perempuan-pun berakhir singkat.
Karenanya penting bagi para laki-laki untuk melatih kontrol diri... tidak asal mengandalkan kekerasan...
Jangan sampai perempuan menjadi korban...
![]()
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
Kalau cowoknya suka mukul, nampar, caci maki, bukannya termasuk kekerasan dalam hubungan ya um? Kalau gitu termasuk berapa persen?
Gaaaaaakkkkk... Maksudnya gini.... :p banyak tuh berita si A, si B, si C dapat KDRT, nah, cuma pengen ngerti dari sisi cowok, kira2 kenapa bisa melakukan hal keras kea gitu ke pasangannya yang notabene dia cintai?
Iyah sama? ada apa sih buk cha_n? kenapa sih suka dengan yang keras-keras? kenapa bisa suka?
Engkong, lupakah dirimu dengan kejadian di kandang ayam ituhh
Entah berapa telur yang hancur dan berapa kuning telur yang telah kau reguk atas kekerasan yang engkau lakukan terhadapkuh
Teganya kau engkoooong![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
[MENTION=62]eve[/MENTION], justru menurut gw, semakin cowo cinta sama cewe nya, semakin keras lah nantinya
Kalo ngga cinta, agak susah kerasnya
~Radio Kopimaya~
[MENTION=62]eve[/MENTION],
Oooo....
kekerasan yang dimaksud sama eve itu yang itu toooo...
...
...
ahem
...
...
#cuci muka dulu...
...
...
ok, beginih....
***
Pertama, ini kita bahasnya dengan asumsi bahwa kekerasan bukan hal yang wajar dan boleh dilakukan loh ya... soalnya ada yang menafsirkan teks keagamaan sedemikian rupa sehingga beranggapan bahwa laki-laki boleh memukul perempuan... kalau itu 'mah lain cerita.
Lalu...
Apa yang menyebabkan laki-laki bersikap kasar terhadap perempuan yang mereka cintai... ?
Banyak orang berteori soal ini, dari yang psikologi klinis, sosial, kedokteran, antropologi, dan sebagainya. Tapi karena banyaknya ilmu tidak otomatis membuat orang jadi bijaksana (makanya jangan merasa minder kalau dibilang kita tidak punya banyak ilmu), kita lihat dari keseharian kita saja ya?
Laki-laki yang saya kenal suka bersikap kasar terhadap istrinya biasanya punya masalah dengan rasa inferior/minder. Baik disadari maupun tidak. Ada yang hasil dari ideologi keliru di masa kecil, ada yang karena merasa kurang 'perkasa', kurang 'kaya' dan sebagainya. Setiap kali hal-hal itu disentuh, jadilah emosinya meledak. Dan karena umumnya laki-laki tidak diajari untuk menyalurkan emosi melalui cara yang lebih sosial, seperti curhat, nangis, atau nyanyi... (nyanyi??) ... jadilah dia menyalurkan ledakan itu dengan cara yang lebih dia kenal, yaitu main kasar (begitulah anak laki-laki dibesarkan).
Bisakah ledakan amarah itu sampai mengalahkan cinta?
Tentu saja bisa, yaitu kalau rasa mindernya sedemikian kuat.
Jadi kalau kita perhatikan masalah KDRT, sesungguhnya ini adalah masalah ketidak-mampuan si laki-laki untuk mengatasi rasa tidak PeDe-nya sendiri. Juga sampai batas tertentu, ketidakmampuan si perempuan untuk membantu si laki-laki menemukan harga dirinya (kalau bukan malah membuat tambah parah dengan membandingkan 'kinerja' si suami melawan 'kinerja' suami tetangga).
Semua kekerasan berakar pada ego yang terluka. Orang yang dalam keseharian biasa bersikap kasar, kalau diskusi sukanya PA, apalagi sampai main fisik, biasanya memiliki cedera batin atau kebutuhan yang tidak terpenuhi. Makanya di signature saya di bawah tuh, khusus soal bedanya orang yang bersikap kasar dan mampu bersikap baik.
Jika masih pada tahap ringan, kekerasan dalam rumah tangga bisa diatasi dengan komunikasi yang baik. Laki-laki tidak perlu sungkan untuk menggunakan kosakata yang bermuatan 'perasaan' yang umumnya digunakan oleh perempuan, karena dengan cara seperti itu mereka bisa berkomunikasi dalam bahasa yang sama. Saya sendiri punya formula di bawah kalau bicara dengan istri:
perasaan + sebab + kebutuhan + permintaan
Misalnya,
"Aku belakangan ini sering kesepian, soalnya kamu ngurusi kamera terus sepanjang malem sesudah anak-anak tidur. Boleh nggak aku minta ditemenin ngobrol nanti malem?"
Saya belajar lumayan lama untuk bisa menggunakan kalimat macam itu, sebelumnya sih bunyinya, "kamera melulu... akunya dicuekin terus!!!".
Sedangkan istri kayaknya natural saja menggunakan kalimat macam itu. Kalau saya keseringan lembur dan dia minta saya pulang lebih cepat, dia malah menambahkan "Mas, aku boleh ganggu dulu gak?", untuk menjaga ego saya (men's work is his ego).
Tapi kalau memang ada cacat parah, sebaiknya minta bantuan terapis... atau polisi sekalian...
Nah jadi gitu, eve... nikahilah adam yang gak minderan... (tapi taunya gimana cobak???)
---------- Post Merged at 10:07 AM ----------
Husj... salah kaprah ituuuu... tidak perlu cinta untuk jadi keras...
Malah kalau bener-bener cinta, kerasnya agak susah... paling tidak di awal...![]()
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
Grandpa [MENTION=249]Alip[/MENTION], soalnya dari pengalaman pribadi sih...kalo ngga cinta susah kerasnya
~Radio Kopimaya~