Ada anak tetangga, usianya 20-an. Selepas SMA dia tidak melanjutkan kuliah ataupun sibuk kerja. Sesekali memang ketika ada proyek survey dia ikut. Saya memang sempat batin...kenapa anak ini seolah menikmati hidupnya di rumah?
Kemudin kemarin tanpa sadar terkuak dari bibir ibunya sendiri, anak ini sebenarnya survivor kanker payudara stadium akhir.
Dan yang lebih mengagetkan, ibunya juga baru tahu beberapa bulan belakangan ini. Dari tahun ke tahun, si A, anak itu, memilih tidak memberitahukannya kepada keluarganya. Dia malah lebih suka cerita pada sahabatnya. Bukan, bukan karena dia mengabaikan keluarganya....tetapi dia gak mau mamanya sakit karena memikirkan sakitnya. Mamanya sendiri punya lemah jantung dan gampang sesak napas.
Anak perempuan yang kuat saat kemarin memandang si A lagi. Hebat, menahan sakit hebat saat kanker payudara, masih bisa menyembunyikan di depan keluarganya dan kerabat, juga memilih untuk menghadapi sendiri
Cepat sembuh dek, kalau kita berusaha, Tuhan akan melihat usaha kita itu sebagai bagian untuk menghargai hidup yang DIA berikan kepada kita
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)

Reply With Quote