
Originally Posted by
hajime_saitoh
nah meninggikan makam jelas adalaha tidak boleh... gmn dengan nisan kop asum? apakah itu termasuk meninggikan makam??
Meninggikan dimaksud jika melebihi 1 jengkal, maka itu tidak boleh.
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ سُفْيَانَ التَّمَّارِ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ رَأَى قَبْرَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسَنَّمًا
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Muqatil, telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah, telah mengabarkan kepada kami Abu Bakr bin Iyyas, dari Sufyan At-Tammar, dia menceritakan bahwa dia melihat kubur Nabi saw seperti punuk (HR. Bukhari no.1390, no.1302 versi Lidwa)
Terkait nisan, maka hal ini termasuk yang dibolehkan sesuai hadits berikut : Sunan Abu Dawud no.2791-versi Lidwa-, selama bertujuan untuk memberikan tanda di antara kubur lainnya.
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ نَجْدَةَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْفَضْلِ السِّجِسْتَانِيُّ حَدَّثَنَا حَاتِمٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْمَعِيلَ بِمَعْنَاهُ عَنْ كَثِيرِ بْنِ زَيْدٍ الْمَدَنِيِّ عَنْ الْمُطَّلِبِ قَالَ لَمَّا مَاتَ عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ أُخْرِجَ بِجَنَازَتِهِ فَدُفِنَ فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا أَنْ يَأْتِيَهُ بِحَجَرٍ فَلَمْ يَسْتَطِعْ حَمْلَهُ فَقَامَ إِلَيْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحَسَرَ عَنْ ذِرَاعَيْهِ قَالَ كَثِيرٌ قَالَ الْمُطَّلِبُ قَالَ الَّذِي يُخْبِرُنِي ذَلِكَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِ ذِرَاعَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ حَسَرَ عَنْهُمَا ثُمَّ حَمَلَهَا فَوَضَعَهَا عِنْدَ رَأْسِهِ وَقَالَ أَتَعَلَّمُ بِهَا قَبْرَ أَخِي وَأَدْفِنُ إِلَيْهِ مَنْ مَاتَ مِنْ أَهْلِي
Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab bin Najdah telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Salim, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Al Fadhl As Sijistani telah menceritakan kepada kami Hatim bin Isma'il dengan maknanya; dari Katsir bin Zaid Al Madani, dari Al Muththalib, ia berkata; tatkala Utsman bin Mazh'un meninggal maka jenazahnya dikeluarkan dan dikuburkan. Kemudian Rasulullah saw memerintahkan seseorang agar datang kepadanya membawa batu, namun ia tidak mampu membawanya. Kemudian beliau pergi menuju batu tersebut dan menyingsingkan kedua lengannya. -Katsir berkata; Al Muththalib berkata; telah berkata orang yang mengabarkan hal tersebut kepadaku dari Rasulullah saw; sepertinya aku melihat putih kedua lengan Rasulullah saw ketika beliau menyinsingkan keduanya. Kemudian beliau membawanya dan meletakkannya di sisi kepalanya. Beliau berkata: aku memberi tanda kubur saudaraku dengannya dan kepadanya aku menguburkan keluargaku yang meninggal (Sunan Abu Dawud No.3206, Syaikh Mahiyuddin 'Abdul Hamid mengatakan -pentahqiq kitab- hadits ini derajatnya "Hasan", Ibnu Majah no.1550 versi Lidwa)