Results 1 to 20 of 72

Thread: Between Musician and Idols

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by angyo onshi View Post
    ....
    Kalaupun band itu buat musik sendiri, ga mungkin ga dipoles (atau bahkan bisa dirombak ulang) oleh music director (sutradaranya musik, ada sekolahnya sendiri dan gajinya gede haha..)....
    weh... ati2 nak, dengan komen kayak gini. Band 'gak mungkin gak di poles' ?
    Kalo definisi 'band' kamu memasukkan yang macemnya AC/DC, CCR, Foo Fighters, Blur, U2, Nirvana, Beasty Boys, Gordon Summoner, The Police.... komen kayak gini, maaf, bisa bikin kamu di tonjok. Seriusan.

    ...Sedangkan di Barat, "budaya idol" ini pasti berkembang menjadi girlband atau group kayak spicegirl...
    Dan mereka2 yang seperti ini masih, sampe hari ini, jadi bahan ledekan. Nggak di anggap serius di negara asalnya.

    Definisi-ku soal pemusik, itu orang2 yang bikin rangkaian bunyi untuk mengutarakan isi hati dan pikirannya.
    Mereka nggak menjadikan 'orang lain suka dengan produk bunyi2an saya' sebagai tujuan utamanya.
    Tapi kalo ada yang suka, ya, bagus.
    Dan syarat lain pemusik adalah, produk mereka harus bisa murni bertopang hanya pada bunyi yang dihasilkan. Titik. Nggak kurang nggak lebih.

    Lagu dan pemusik yang nyantel di kepala gue, biasanya lebih dulu gue cuma denger, seringan dari radio, sebelum gue tau wadag-nya kayak apa.
    Last edited by TheCursed; 21-01-2014 at 10:30 AM.
    A proud SpaceBattler now.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •