Quote Originally Posted by TheCursed View Post
Still not Swordsman/woman(or knife-nuts, for that matter. ). Fighters, yes. Tapi sebutannya jadi Gunslingers.
Kayak gue bilang juga. Art ? Yes(probably). Celebrities ? Heck, yea. Musician ? No.

Kalo emang musician, mustinya bisa 'tumbuh' hanya dari sound semata. And nothing else.

And, ahm' only here for the 'blade-play', chere.
And, sadly, I find their kung-fu is lacking.
yah gimana, tidak semua orang bisa jadi swordsman/ kungfu master, guns is what equals them
satu2nya cara untuk orang biasa membunuh seorang kungfu master, ya ditembak ajah
klo one-on-one.... ya si orang biasa stand no chance lah...

klo syarat untuk getting fame in music industry adalah great talent (sound semata)
ya.... i would call it unfair, idols is what bridging them
walo dengan segudang kelemahan.....

Quote Originally Posted by hundreddaya View Post
haha, like i said before,, selera its another story (go to page one if u like)

dont get me wrong,, "tactical business" yg ente post,,, tat what i did more defensif,,, seakan tactical business itu sesuatu yg dirty , sinful ... yahhh meski memang gak bisa dipungkiri itu bisa juga menjerumuskan orang secara massal
dan memungkinkan dunia hancur ,,, tergantung siapa pelaku bisnisnya ,,, haha sori rada oot

yes,,, art is something... ah sudahlah
no no no my friend, ini yang perlu diluruskan, menjadi "produk" dagang, memang itu yang sering di bash kan kepada idols
tapi ya bagaimana, memang itu kenyataanya, yang penting kan menjual toh ?

toh seorang anak ingusan bermodal Autotune bernama Justin Beiber pun bisa terkenal dan super kaya setara dengan sosok full talent seperti (alm) Michael Jackson