Jadi topik baru aja.
Harap dibedakan dengan versi Hanung.
Untuk versi Hanung silakan ke http://www.kopimaya.com/forum/showth...di-stdr-Hanung
Siapa Viva Westi?
Beliau adalah sutradara yang pernah menjadi ketua Komite Seleksi FFI 2010 yang kontroversial karena menolak SANG PENCERAH dengan alasan "Kesalahan fakta-fakta historis yang ditampilkan otomatis mengurangi kredibilitas film tersebut".
Lebih lengkapnya, pernyataan beliau adalah "Sang Pencerah baru sampai pada penggambaran peristiwa-peristiwa penting yang dialami sang tokoh, tanpa upaya lebih untuk menghadirkan visi dan tafsir yang lebih terbuka mengenai kompleksitas karakter yang diangkat terkait dengan semangat zaman ketika sang tokoh hidup, serta benang merahnya dengan kekinian. Biografi orang besar yang difilmkan, kata Westi, juga punya tingkat kesulitan tinggi, terutama mengenai detail dan fakta-fakta historis yang tidak dapat ditawar-tawar."
(catatan kecil: film MAY garapan beliau yang berlatar Indonesia tahun 1998, menampilkan tayangan demo Mahasiswa November 1998 dan dikatakan sebagai demo Mahasiswa 1998 )
Tentu saja dengan demikian, mBak Viva Westi seharusnya bisa membuat film Soekarno dengan detail sejarah lebih tepat dibandingkan versi Hanung.
Selain itu, film ini menggunakan duit *uhuk rakyat alias Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Jadi apa bedanya film ini dengan versi Hanung?
1. Fokus cerita. Film ini lebih pada pembuangan Bung Karno di Ende, Flores
2. Katanya sih, film ini mau menampilkan sisi humanis Bung KarnoDi filmnya nanti, Viva Westi akan mengambil lokasi di Pulau Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. "Selasa (24/9/2013), kami memulai syuting di Ende. Pulau Ende menjadi tempat pengasingan Bung Karno oleh penjajahan Belanda," papar Viva Westi.
3. Film ini dibiayai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan."Banyak sisi humanis Soekarno yang tidak banyak diketahui orang," kata Viva Westi ketika diwawancara melalui telepon oleh Liputan 6 SCTV.
4. Aktor film ini, Baim Wong dinilai lebih mirip Bung Karno"Film Hanung komersil. Itu yang sering ditulis Hanung di twitternya. Sementara film Soekarno yang saya garap dibiayai oleh pemerintah," jelas Viva Westi yang pernah meraih banyak nominasi FFI di film Mey dan Rayya Cahaya Di Atas Cahaya.
Semua kutipan di atas dari http://showbiz.liputan6.com/read/700...gan-viva-westiYang akan berperan sebagai Soekarno adalah artis Baim Wong. "Dia mirip sekali dengan Bung Karno. Saya sampai merinding melihatnya," ungkap Westi.
Semoga film ini tidak berakhir seperti proyek Kemendikbud lainnya, yang akhirnya tidak pernah tayang di bioskop, tidak pernah didistribusikan baik lewat DVD maupun VCD dan hanya diputar di tempat2 khusus karena 'gak boleh komersial' dan akhirnya tak pernah ada yang tahu keberadaan film ini.
Foto uji kamera.
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote



Popo Nest



