eh tau aja si om [MENTION=239]ancuur[/MENTION] daku pelihara burung

ga pernah punya burung ocehan. burung yang pernah dirawat... juga diterlantarkan

- parkit: kecil, sering kabur waktu kandangnya dibersihkan, susah rawatnya, gampang sakit & mati
- puter: ini awal pelihara burung, gara-gara ada burung nyasar ke rumah terus dikandangin. bandel
sehat, sering bertelur, jarang menetas
- perkutut: digabung dengan puter akrab dia, cuma punya dua, kalah sama burung puter
- kakak tua: dikasih om, namanya yakob, paling bandel, makan pilih-pilih banget, banyak perabotan
yang rusak, kucing & musang kalah sama dia, jago atraksi, paling deket sama adik saya karena dia
telaten ngurus, mati gara-gara paruhnya luka, ga bisa makan

karena saya ga telaten mengurus burung, semenjak kematian tragis yakob saya tidak pernah
memelihara burung. biarlah mereka bebas di alamnya. beruntung di sini saya tinggal di kampung
masih bisa dengar kicauan burung bagus setiap hari di halaman belakang. kalau mau denger
suara burung bagus, tinggal ke om tetangga yang punya banyak burung... bukan om [MENTION=239]ancuur[/MENTION] lho
burung dia sih gampang mabok, kena angin dikit aja muntah