Amin Rais kan dah keliatan gimana pas masa awal reformasi.
Mati2an menolak mega, dan mendudukkan Gus Dur sebagai presiden.
Kemudian mati-matian menjatuhkan Gus Dur, dan mendudukkan Mega jadi Presiden.
Nggak salah sih, namanya juga politik.![]()
Amin Rais kan dah keliatan gimana pas masa awal reformasi.
Mati2an menolak mega, dan mendudukkan Gus Dur sebagai presiden.
Kemudian mati-matian menjatuhkan Gus Dur, dan mendudukkan Mega jadi Presiden.
Nggak salah sih, namanya juga politik.![]()
Yaelah Dana..lagu lama itu broooo
Seharusnya jaman 98 itu dana ama bundana ud SMA kan???
Harusnya ud ngerti apa yg terjadi.
Pada nggak nonton tv apa ya??????
Nih gw flashback lagi ah..
Ah nggak jadi..
Biar para hater bermanuver dulu![]()
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
^gwe kuliah itu dan makanya kenapa gwe bisa menilai AR ga sebersih yang kamu duga....udah liat listnya kalau eneng [MENTION=145]spears[/MENTION] mau obyektif. Saya bukan haters AR tapi bukan fans (pernah ngefans iya). Biasa aja, makanya saya bilang AR plintat plintut.
Galang suara buat naikin gus dur, galang kekuatan buat sepak gus dur. Pas nyapres 2004 putaran pertama bilang "wajib nyoblos." pas ga masup putaran kedua "nyoblos sunnah." Belum lagi komentar2 miring dia ke megawati atau jokowi menjelang jokowi nyagub. Berkurang respek saya sama AR. Ya kalau si eneng mau ngefans sampe mati sih urusan eneng, tapi saya gak mau dibutakan hanya gara2 AR punya peran saat2 reformasi.
Saat2 reformasi itu tokoh utamanya MAHASISWA, bukan AR, bukan Mega, bukan Gus Dur. Mereka berani bergerak dan cenderung nekad sebenarnya. Saya ingat teman meledek aksi2 kami yang menolak Suharto dicalonkan kembali bahkan sudah dilantik. "Udah dilantik kog masih ada ditolak," demikian teman saya komentar.
Nyatanya aksi2 itu merembet dengan slogan "Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan." sebelum meluas secara nasional slogan di UNPAD "UNPAD bersatu tak bisa dikalahkan."
Semua tokoh itu termasuk almarhum nurcholis melihat momentum itu untuk menggulung kekuatan Suharto plus emang suharto udah berkurang dukungannya.
Karena AR kita jadi bebas bicara? OMG! AR sudah sering ngoceh jaman dia diajak bikin ICMI sama Habibie. Amien berani ngoceh kenceng karena dekat dengan Habibie yang anak emasnya SUharto. Pliss deh jangan lebay seolah2 AR pahlawan tunggal di era reformasi. Banyak tokoh dan paling penting, yang memulai semua itu MAHASISWA di era 98an
Omaigot..
Justru gw yg objektif??
Yg deket ama Habibie banyak
Kenapa cuman Amien Rais yg berani ngomong??
Cuman berani ngoceh katamu????
Cuman berani???
Masih mending ada yg "cuman berani"....
Daripada yang "nggak berani?"
Pilih mana???
Yahh kayak anda2 itu..udh mahasiswa tp bisanya cuman diem.
Masih bagus ada amien rais yg membuka jalan perjuangan.
Krn kevokalannya..yg lain jadi ikutan berani
Mahasiswa jd berani demo.
Yg lain kmana?? Mana org2 yg kamu bangga2in itu disaat klan suharto mengeruk kekayaan indonesia??
Kemana..kemana...kemanaaaaa
Even habibie ga berani bersuara. Pdhal kamu blg habibi anak emas soeharto.
Semua takut.
Cuman satu yg ga takut...eh salah..klo pake istilahnya si bundana.. hanya satu yg "cuman berani ngoceh"...
ALL HAIL AMIEN RAIS.
---------- Post Merged at 12:51 PM ----------
Tp aku heran ya..katanya bukan hater..tp kok yg paling napsu jelek2in en ngetawain amien rais bak ibu2 bigos di page 1 itu siapa dan siapa ya?? Coba diangkat tangannya...
---------- Post Merged at 12:53 PM ----------
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
Mosok tiap nggak sejalan dianggap haters sih.![]()
^lho katamu AR yang bikin kita sekarang bebas bicara...makanya gwe bilang bukan kek gitu...walah, AR itu berani berorasi dan bergerak bebas saat pergerakan mahasiswa sudah meluas secara nasional. Awal2nya beraninya ke luar negara, omong negatip tentang rezim suharto yang emang makin diktator. Di negaranya? di skala terbatas iya, ada rekamannya gwe pernah denger dia ngomong suksesi menjelang suharto digoyang, dan saat itu dia udah dekat dengan Habibie di ICMI. Tapi berani berorasi bareng tokoh2 lain macam gus dur, nurcholis dan megawati ya sejak gerakan mahasiswa sudah meluas secara nasional.
Jadi neng, yang berjasa kita bisa ngomong bebas sekarang ini ya mahasiswa yang ikut pergerakan tahun 98an itu, bukan AR ataupun tokoh2 lain saat itu. Itu yang mau gwe tekanin.
Kalau mau nyimak baik2 postingan saya di awal, saya termasuk fans AR di awal reformasi, sampe ikut berpanas2 di gasibu bandung ikut deklarasi PAN di sono. Ngarep di jadi presiden, dan sempet kuciwa ngeliat dia mau nyalonin diri jadi ketua MPR. Makin kuciwa ketika dia lebih suka nelikung tokoh2 lain, seperti yg dijelasin [MENTION=19]danalingga[/MENTION] plus pintat plintut omongannya.
Seperti kata [MENTION=25]AsLan[/MENTION] masanya AR udah abis...dia harusnya bisa tau diri jadi bapak bangsa yang bijak, gak komen ga penting, menjatuhkan siapa aja yang bukan dari loyalis dia dan kemudian memuji2 kalau udah ga digubris sama yang dia hina. Coba dong diliat, iya AR ikut dalam mengatarkan reformasi, tapi dia bukan pemeran tunggal plus bukan pahlawan reformasi. Karena sesungguhnya pahlawan reformasinya adalah mahasiswa yang bergerak di tahun 98an termasuk mereka mahasiswa trisakti yang ditembaki sniper
---------- Post Merged at 12:07 PM ----------
Habibie saat itu posisnya wapres, kalau tau aturan negara, wapres itu kan wakilnya pak presiden. Posisi Habibie ya lebih banyak ngikutin apa kata Suharto atau memilih diam karena dia bagian dari pemerintahan. Manuvernya yang berseberangan dengan Suharto itu pasti bikin negara ini tambah panas.
Ya gwe suka AR ketika dia mau bikin acara di senayan (atau di monas?) acara doa bersama menjelang hari sumpah pemuda atau kebangkitan nasional ya? terus dia batalin karena pihak suharto sudah menganggap itu perbuatan makar dan mengerahkan pasukan sehingga kalau gak buru2 AR mencegah bakalan terjadi tragedi berdarah.
Tapi sorry, AR juga yang mendepak Gus Gur pake militer juga, mengarahkan moncong tank ke istana untuk memaksa Gus Gur keluar istana.
So...AR pahlawan? tokoh nasional iya, tapi dia bukan Dewa yang ga ada cacat
---------- Post Merged at 12:08 PM ----------
kebalik neng. AR berani berorasi secara nasional karena gerakan mahasiswa sudah meluas. Dan AR bergerak nyata ketika mahasiswa trisakti itu gugurMasih bagus ada amien rais yg membuka jalan perjuangan.
Krn kevokalannya..yg lain jadi ikutan berani
Mahasiswa jd berani demo.
Last edited by BundaNa; 25-09-2013 at 01:00 PM.
---------- Post Merged at 02:34 PM ----------
Apaaaaa?
Amien Rais baru bebas ngomong setelah adanya pergerakan mahasiswa????
![]()
![]()
artinya bener..Bundana ga pernah baca koran. Coba di upgrade sedikit pengetahuannya tentang sejarah yahhhhh.
Amien Rais itu udah aktif menulis di koran (koran dalam negeri ya. Catettt)menjak tahun 1985.
Trus tulisannya soal kelurga Soeharto itu tahun 1990!!
Smentara si mahasiswa baru berani gerak tahun 97-98! Itupun atas prakarsa Amiwn Rais.
Coba tanya ama Anas Urbaningrum yg saat itu masih jadi ketua BEM
Trus satu lg yg mau saya koreksi.
Bundana menulis seolah2 Amien itu mendekat2 ke ICMI.
What kind of joke is this???
Bundana..bundana..
Amien Rais itu salah satu pendiri, penggagas ICMI.
Pimpinannya nemang BJ Habibie.
Tapi yg mendirikan itu Amien Rais.
Asal njeplak aja deh klo ngomong saking sensinya ma AR.
Tolong yah..jgn mengarang cerita fiktif.
@dana : nggak kok..aku bs memvedakan dr cara ngomongnya mana yg hater mana yg bukan. Klo kyk chan itu hater..bundana juga. Tp dia kan blg bukan hater ya baguslah. Cuman kok ya jutek bgt ama AR ..segitunya utk seorg yg bukan hater
---------- Post Merged at 02:39 PM ----------
Kebalik???
Yakin???
Ooo baru tau aku klo mahasiswa ud bergerak melawan suharto dr tahun 1980..
![]()
Last edited by spears; 25-09-2013 at 05:26 PM.
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
ya apa kata lu deh..yang jelas AR banyak plintat plintutnya kalau lu juga mau open mind bahwa AR salahnya juga bejibun meski juga jasanya ada pada masa reformasi. AR pasca reformasi beda ama AR sebelum reformasi. Dulu meski cuma ngemeng di kalangan terbatas, dia masih mau bergerak buat ke arah Indonesia yang lebih baik?
Sekarang? Ngangkat Gus Dur, bawa tank buat nyingkirin Gus Dur. Bilang "Nyoblos wajib." kemudian "Nyoblos ga wajib." Buang Faisal Basri, Buang SB, padahal mereka penyokong utama AR pas nyapres. Ngenyek SBY, eh nyuruh PAN deket2 SBY. Menghina SOlo saat dipimpin Jokowi, eh trus berandai2 menyanding Jokowi sama HR.
Yang bukan haters juga jadi ga respeck kali
*pergi ah...yang waras ngalah, ga ada untungnya juga buat Indonesia ngopeni yang beginian
Joko dan Amin orang baik. Keduanya bersahabat![]()
Bukannya Joko, Sitorus, dan Acong
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
tadi om pinter silat komeng di FBku [MENTION=7]cha_n[/MENTION] beliau ingat sebuah epik mengenai tata cara penyembelihan hewan, dikasih tau [MENTION=194]Ronggolawe[/MENTION] mental, trus sama kamu juga mental, saya nanya ke bapak yang pernah ngurusin RPHnya pemerintah, disalahin juga...yang ngemeng bukan orang Islam eh percayaya sutralah *ajak chan melipir
Setahuku jauh sebelum adanya pergerakan mahasiswa ini, Pak Amien sudah reli datang
dari kampus ke kampus dan berorasi tentang reformasi. Terutama menjelang berakhirnya
masa jabatan Pak Harto dan menjelang Pemilu 98. Pak Amien sendiri kalo gak salah inget
setidaknya ada 2 kali datang ke kampus gw pada masa itu..
Soal omongan miring Pak Amien tentang Pak Jokowi menjelang Pilkada DKI itu juga berita
beneran. Setidaknya begitulah menurut berita di TV dan koran..
Betul Fere.
Pergerakan mahasiswa itu tahun 98.
Sementara itu pergerakan AR udah dr tahun 1985.
Jadi [MENTION=16]BundaNa[/MENTION] mengakui dulu gaak nih klo dia salah fakta?
Seenaknya aja bilang.. "Kebalik neng.."
Udah ngotot,SALAH pula
Makanya cek yg bener.
Asa ga terima gw kalo dibilang "duluanan Mahasiswa yang vokal baru Amien Rais"
Yeah right!
Last edited by spears; 25-09-2013 at 05:24 PM.
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
gundulmu.jpg
hmmmmmmm....
Betul Nak Fere.
Sblm reli dr kampus ke kampus, dia udah rajin mengkritisi pemerintahan Soeharto dari tahun 1990.
Beliau dtg ke kampus pun atas undangan..karena pada saat itu dianggap beliaulah satu2nya org yg berani menyuarakan 'ketidakadilan".
Makanya dia dianggap sebagai icon perubahan. Agent of change.
Mana ada saat itu yg berani.
Apalagi Pak Amien ini datang dari kalangan akademisi..sehingga makin byk pendukungnya.
Jadi..mana yg duluan nih??
Amien apa Mahasiswa??
![]()
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
Bukan kurang PD mas.. tapi kurang dana. Lagian pak Amien dulu dianggap mengerikan seperti ruhut, yg lebih dianggap sebagai biang kerok. Blak2an kaya sujiwo tejo, walau ga separah mbah ini sih.
Memang saya kagum manouver2 amien mengena semua, walaupun yg terjadi kacau balau. Tapi lama2 seperti terlihat hanya show off, sehingga terlihat seperti berbahaya, bukan baik. Beda dengan Jokowi, dicintai, bukan hanya dikagumi. Dan lihat bagaimana dia memelihara cinta itu.
Last edited by ndableg; 25-09-2013 at 05:26 PM.
Mungkin bukan itu tepatnya.
Semuanya itu konflik kepentingan.
Memang rakyat kita, blm siap ama org yg vokal.
Memang ciri khas kita...lebih menyukai org yg lembut dan kromo.
Makanya pak sby dulu bs menang.
Dia bs melihat peluang ini.
Sama kayak Jokowi skrg.
Alhmd orgnya lembat lembut..jd bisa masuk ke semua kalangan...
Memang dulu ada analisis...bahwa cara ngomong n berpikirnya AR itu baru bs diterima di indonesia 40 th lagi.
Itu analisis 10 th lalu.
Jadi kita tunggu aja 30 th lagi...saat itu pasti AR akan dinobatkan jd pahlawan bangsa
Karakteristik kita skrg...."walopun omongan tuh orang bener..tp cara ngomongnya salah...maka akan dianggap salah"
Last edited by spears; 25-09-2013 at 05:34 PM.
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
Ada yang menulis berikut ini tentang Amien Rais:
Siapapun yang ingin mencapai puncak kepemimpinan di negeri ini tidak boleh mengesampingkan tradisi dan budaya mayoritas yakni Jawa.
Orang Jawa masih lebih suka wong santun daripada wong pinter dan akan lebih senang dengan wong pinter tapi sekaligus santun.
Amin Rais adalah seorang akademisi dan bukan politisi sejati dan berpendidikan barat yang tidak santun menurut ukuran Jawa.
Terakhir wong Jawa tidak suka kepada yang nampak adigang adigung adiguna sebab pasti akan hancur bagi siapa saja yg berlaku demikian.