-
Film Bagus Vs Film Menyenangkan
Menurut saya film bagus belum tentu menyenangkan untuk ditonton, sebaliknya film2 yg menyenangkan belum tentu film yg bagus.
Film yang menyenangkan itu seperti film2 komedi yg membuat kita tertawa atau tersenyum, film2 disney yg penuh dengan pemandangan indah dan dongeng2 yg menyenangkan.
Juga termasuk film2 beladiri...
Menyenangkan sekali melihat Ong Bak yg penuh dengan adegan perkelahian keren, atau melihat Jackie Chan kejar2an di mall atau saat Donie Yen melakukan triple kick di udara.
Film Super Hero juga menyenangkan, kita dibawa untuk berimajinasi bisa melakukan hal2 yang spektakuler, memiliki kekuatan super dan mengemban tugas menyelamatkan dunia.
Film Petualangan seperti Indiana Jones atau The Mummy membawa kita kepada dunia2 penuh imajinasi yg luar biasa.
Lalu Film yang tidak menyenangkan itu film seperti apa ?
Banyak !
Film seperti Passion of The Christ sangat tidak enak untuk ditonton, apa bagusnya melihat orang dicambuki sampai banjir darah ?
atau film seperti Life is Beautiful, merasakan masuk kamp konsentrasi bersama anak yg masih kecil.
Film Quo Vadis dimana orang2 diumpankan pada binatang buas, para orang dewasa membuat lingkaran di koloseum dan mengumpulkan anak2 mereka ditengah2 supaya tidak dimakan singa, toh akhirnya tetap dimangsa juga.
Waktu nonton film SAW juga banyak adegan yg saya skip karena sangat disturbing.
Banyak Film2 yg tidak menyenangkan untuk ditonton, bahkan banyak adegan2 yg terus mengganggu hati kita lama setelah film selesai.
Namun mengapa kita tetap nonton Film2 yang tidak menyenangkan ?
Alasannya adalah : (sebagian yg kepikir oleh saya)
1. Biasanya film yang menyenangkan itu dangkal.
Bahkan Film2 bagus buatan Disney seperti Pirates of the Caribean pun tetap sebuah film yg dangkal, tidak ada tragedi yg bisa membekas dihati penonton.
2. Biasanya film yg tidak menyenangkan itu bagus.
Kalau orang berani membuat film yg tidak menyenangkan, pasti dia yakin bahwa film tersebut punya nilai untuk dibuat dan ditonton, bukan untuk menyenangkan hati si penonton tapi untuk menyampaikan nilai atau value.
3. Kehidupan nyata juga tidak selalu menyenangkan.
Jadi film yg terlalu menyenangkan itu terasa tidak real.
4. Kemenangan sejati adalah kemenangan terhadap kesulitan.
Itu sebabnya Film2 bermutu berusaha menggambarkan bagaimana seseorang bisa melewati kesusahan yg begitu besar dan akhirnya menang.
5. Film yg menyenangkan juga sering menggambarkan perjuangan.
Tapi perjuangannya dangkal juga, paling2 seperti Superman yg kesenggol batu kripton lalu dengan susah payah berusaha menyelamatkan kekasihnya, atau yg mirip2 seperti itu.
Tags for this Thread
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules