Engkau menggenggam tanganku begitu erat,
tanpa ingin melepaskan. Mungkin sedikit memaksakan dekapan,
yang tidak pernah terlintas dalam benak,
bahwa hari ini akan datang.
Aku bercermin pada kisah berwindu lalu,
dimana tak kurang dari dua ribu hari aku melata,
setiap pagi yang terasa perih,
berselimutkan kesepian malam,
dicekam hangatnya rasa yang dipaksakan padam.
Aku memandang satu persatu cerita,
tentang air mata bisu. Dimana setiap detak waktu hanya ada hampa.
Kini,
semuanya berbalik.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote