Setiap kali rindu membungkus raga,
kupatahkan dengan kenangan
kala kerinduan menghanguskan belulang,
merusak rasa,
menuai jelaga,
dan hitamnya kesedihan menguasai kalbu.
Setiap kali aku merindu,
aku hanya perlu berpikir tentang duka itu.
Luka yang tak terpulihkan waktu.
Air mata yang berkarat disudut jiwa,
dimana perih terbawa hingga ke alam mimpi.
Setiap kali keinginan merusak raga,
kubiarkan benci membunuh kerinduan.
Menumpaskan semua candu untuk kembali mengecap asa.
Biarlah seperti ini.
Aku akan baik-baik saja.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote