Debarnya masih sama. Membuat napasku terasa sesak.
Aku bertanya pada sang waktu,
dimanakah engkau selama ini?
Apakah cinta, sedang mempermainkanku lagi?
Mungkin hatiku belumlah sembuh,
kenangan tentangmu kembali mengental,
pada kecup yang bertaburan diudara,
dan telah mengguncang duniaku.
Tapi berbelas kasihlah padaku.
Jangan kau hancurkan hatiku,
lagi.
- - - Updated - - -
Sang Ratu berkata kepadaku,
engkaulah b4jingan itu.
engkaulah.
Setelah kau remukkan kepalamu sendiri,
apakah kau temukan apa yang kau cari?
Lalu dia tersenyum dengan sinis.
Tak perlu mencarinya.
Engkau tak lagi memiliki hati.
Engkau telah meremukkan hatimu sendiri, dua puluh tahun yang lalu.
Dan aku,
Akulah yang menghapus kenangan dikepalamu.
Yang tersisa hanyalah serpihan.
"Engkau tak mampu mengingatnya lagi, bukan?"
- - - Updated - - -
Tak perlu kau tangkap kenangan,
yang memercik di udara.
Akulah yang menghapus segalanya dari otakmu.
Jadi diam dan diamlah saja.
Biarkan aku bekerja.
Aku selalu bekerja untukmu, bahkan hingga detik ini!
Agar hatimu ringan dan riang.
Kau pikir siapa yang mematri senyum dibibirmu?
Siapa yang menghapus dan membalut luka hatimu?
Siapa yang membuatmu ringan melangkah,
walau harus kau lupakan hampir segalanya??
Bukan dia. AKU.
- - - Updated - - -
Aku bertanya pada diriku sendiri,
apakah engkau bukan manusia?
Aku masih bekerja untuk menghapus semua kenangan,
dan kau tambahkan lagi memori baru yang membuat tugasku semakin berat?!
Pejamkan matamu,
ingatlah bagaimana hujan air mata dan langitmu yang terbelah,
ingatlah bagaimana engkau bagai layang-layang lepas,
kapal yang karam,
laut yang tawar,
langit tanpa warna,
manusia tanpa kehidupan,
Ya Tuhan...
SAMPAI DETIK INI AKU MASIH BEKERJA UNTUK MENGHAPUS SEMUANYA!
- - - Updated - - -
Aku bertanya pada diriku sendiri, apa yang kau hapus dari otakku? Mengapa aku begitu amnesia? Lalu dia berkata kepadaku, akulah yang mencabut paku-paku dihatimu, akulah yang menghapus kenangan, akulah yang menukar cinta dengan ambisi --- agar ringan langkahmu dan kembali tersenyum!!
Jadi matikan saja hatimu sekali lagi! Dia sama sekali tidak berguna. Selama engkau masih memiliki ambisi, engkau tidak akan sanggup mencintai. Kalaupun engkau sanggup, itu sudah terlambat!
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote