Pernahkah aku mengemis senja,
untuk bertahta sehari lebih lama dari biasanya?
Dan dimanakah jingga keemasan itu,
yang menghangatkan kulit dan meresap kepersendianku?
Senja itu telah hilang.
Segalanya terasa dingin.
Aku tak mampu lagi melihat warna-warninya yang pernah
memukau hatiku.
Kau hitamkan segalanya,
dengan bertubi-tubi luka.