Rerumputan hijau. Manusia-manusia yang berbaris. Mereka menggunakan seragam. Lalu aku melihat engkau, diantara barisan itu. Senyummu menghentikan langkah. Lambaian tangan menjawab, dan wajahmu hilang. Lalu terasa ringan. Terbang melintasi batas cakrawala. Aku melihat orang-orang duduk dan bercengkrama. Baju mereka biru, berubah menjadi warna api. Dan yang terlihat hanyalah kilatan petir. Manusia-manusia yang berselisih. Jiwaku menukik, menghantam tanah. Hijaunya tanah tercabik paksa. Merobek warna darah.
Hatiku menghitam. Tiba waktunya untuk berhenti mencintai.
Berhenti menunggui hari.
Berhenti mengemis waktumu.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote