Dia berkata bahwa dia masih merindukannya.
Tidak ada sepatah katapun kala hati mempermalukan dirinya.
Dia sendirian.
Merindu dan mulai mendendam.
Dia mulai berhenti. menemukannya.
Dia mulai berhenti.
Aku tertunduk penuh penyesalan.
Racunku akan menguatkannya. Dia akan segera sembuh.
Dia akan segera kembali. kepadaku.
Menjadi milikku saja.
Kala kulihat hatinya berdarah-darah,
akulah yang membalut lukanya.
Kala dia menangisi laki-laki itu,
kusimpan senyumku.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote