Saat mata beradu,
aku hanya bisa menunduk sambil mengendalikan diriku.
Sosokmu selalu lewat, didepan ruang kelasku
membuat hari berwarna,
dan rona diwajahku, adalah milikmu saja.
Aku,
tidak tahu bagaimana mengucap kata. Matamu,
membekukan darah didalam tubuhku.
Kata-kata hanya mampu berbisik,
didalam hati.

Tiga ratus enam puluh lima hari berlalu,
tanpa sepatah katapun terucap. Mengasihimu, tanpa terkendali.
Rindu menamai diri, hatiku selalu ingin mencarimu.
Tapi aku tidak dapat menemukan jejakmu.
Hingga akhirnya engkau hilang,
bagai ditelan bumi.

Hari itu,
aku hanya bisa mengunci diri didalam kamar.
Mengenang hari-hari indah yang berlalu,
kebisuan menjelma menjadi penyesalan.
Mematahkan hatiku hingga berkeping-keping.
Dan kini aku mengerti cinta, lewat air mata.
Menangisimu,
hingga hati tidak mampu lagi bernapas.

Aku harus melanjutkan hari.
Dengan beribu kisah tentangmu,
kebaikan hatimu, yang berulang kali menipuku.
Aku tidak dapat menemukan alasan bagaimana harus tetap kuat,
setelah engkau pergi. Hanya bisa menyalahkan diri sendiri,
seandainya aku memiliki keberanian sedikit saja,
untuk menatap balik matamu dan mengurai senyumku,
mungkin kita akan kembali menulis sejarah bintang-bintang,
sambil bergenggaman tangan.

- - - Updated - - -

Kamu telah pergi terlalu jauh.
Menghilang diantara keriuhan dunia.
Tidak akan pernah terulang lagi kisah,
tidak ada gunanya lagi merangkai bintang.
Kita telah pergi terlalu jauh.

- - - Updated - - -

Biarkan aku mengasihimu. Tanpa kamu perlu mengasihiku.
Sehingga hatimu tidak akan patah,
dan kamu akan tetap melanjutkan napas.
Dengar,
aku mengasihimu.
Aku tahu cinta tidak harus selalu bersatu,
hanya...
hanya biarkan aku mengasihimu saja.
Biarkan hanya aku saja,
yang menanggung rindu.

- - - Updated - - -

Cinta seperti apakah yang engkau miliki?
Aku tidak sanggup mencintaimu
dengan cara seperti itu.

Lebih baik,
tanpa cinta. Sama sekali.

- - - Updated - - -

Mungkin dulu,
tanpa sengaja aku telah melukai hatimu.
Kita terlalu muda dan bodoh,
jatuh cinta dan patah hati terlalu dini.

Maafkan aku.