Berkali disakiti,
hati tetap saja kembali untuk mendamba.
Begitu butakah cinta?
Menipu diri untuk terus bertahan. untuk terus tersenyum.
Tidak ada yang tahu betapa sepinya hati,
yang tenggelam dalam riak tawaku sendiri.
Tidak ada yang tahu betapa rapuhnya diri,
yang bersembunyi diantara warna-warni dunia.
Kekasihku,
tataplah mataku sekali saja. Engkau akan tahu sesungguhnya aku.
- - - Updated - - -
Dunia akan tetap berputar, walau engkau menghilang.
Bibirku akan tetap tersenyum, walau terjebak diujung tangis.
Sayang,
jangan kembali pulang. Sebab hati mendendam.
Sayang,
jangan kembali pulang. Sebab hati telanjur remuk redam.
*(Jangan) Kembali Pulang
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote