Kamu seperti lilin. Dengan liuk apimu yang memancar indah.
Menerangi hari-hari tergelapku. Yang tak aku mengerti mengapa.
aku masih memujamu. menunggumu, mungkin.
Kamu seperti lilin. Putih dan ringkih.
Dengan lidah apimu yang kecil. Namun sanggup membakar. hatiku.
Menjadikannya bara. Yang meledak dalam kesunyian.
Tanpa daya. Dan sia-sia.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote