Kembali terpeluk rasa. Yang aku kenal. Akrap.
Perih yang masih. Dan sama. Namun tidak terasa samar.
Paku itu tidak pernah mampu kucabut. Menikam otak. Dan hatiku.
Kapanpun dia mau. Sesukanya. Sedalam-dalamnya.
Seperti belatung yang melahapmu dari dalam. Hidup-hidup.

---------- Post Merged at 12:09 PM ----------

Aku bertanya pada jarak. Angka yang mampu aku hitung.
Terasa tercerai. Dan terburai.
Aku salah...
Aku tidak mampu menghitung.
Sebab terlalu jauh. Dan teramat sangat jauh.