Mungkin aku kejam karena membuatnya menemukan alamat Tuhan.
Mungkin aku cengeng karena selalu gagal memulangkan air mata.
Tapi percayalah,
aku menyisipkan keping-keping hatiku kala menulis kisahmu.
Mungkin aku kejam karena membuatnya menemukan alamat Tuhan.
Mungkin aku cengeng karena selalu gagal memulangkan air mata.
Tapi percayalah,
aku menyisipkan keping-keping hatiku kala menulis kisahmu.
Aku, hanyalah budak kata-kata.