Aku tidak tahu menulis apa.
Jemariku terasa buntung.
Lalu terikat,
terkekang, terkebiri.

Aku tidak tahu harus menulis apa.
Sebab rasa hati adalah
sebuah ruang kosong yang dingin
dan berjelaga.

Lalu aku diam dan kembali berpikir.
Apakah kali ini aku dapat kembali menulis?

---------- Post added at 07:05 PM ---------- Previous post was at 07:02 PM ----------

Aku membingkai wajahmu dari butiran pasir
bingkai itu tidak pernah selesai
sebab angin selalu datang dan menghempasnya.

Seperti itulah rasa hatiku,
bahagia karena menemukanmu,
puas karena memahami jawabmu,
bersyukur karena bingkai yang sempurna itu telah retak.

Kali ini,
aku tidak menyesal karena meninggalkanmu.



--- Freedom! ---