Kisah yang terurai, seperti gumpalan kabut yang memudar
tentang hati yang saling menautkan diri,
namun terpisah kata-kata yang tidak pernah terucap.
Kisahmu tertulis rapi dalam buku harianku..
Sinar mata yang menaklukkan hatiku, memasungku pada cahaya.
Duniaku, hanyalah tentangmu saja.
Aku mungkin mencintaimu,
mencintaimu dengan tidak terkendali.
Diam-diam mengukir mimpi,
menerbangkan asa pada bintang-bintang,
nemun mereka jatuh meremukkanku.
Hatiku patah, seperti malaikat yang kehilangan sayapnya.
Setelah itu segalanya menjadi abu-abu, menghitam dan berkarat.

Kisahmu masih tertulis rapi, didalam buku harianku.
tentang cinta yang melukai pada tempat yang tidak dapat disembuhkan.
Aku hanya bisa meneguhkan hati, untuk terus melangkah,
dan melupakanmu sekali lagi.