Kadang aku ingat lagu. Milikmu.
Sosok yang membuat manusia menjadi jalang.
Senyummu memotong peti sunyi. Hasratku melesat.
Meledak pada kedalaman bota mata. Mu.
Pada jarak yang tak dapat aku hitung.
Sebab dirimu jauh. Dariku.
Kini kamu dan aku. Bergelora.
Hingga aku sadar bola matamu biru.
Jarak menamai diri. Angka yang dapat aku hitung.
Takut aku. Melihatmu. Kuasamu.
Dalam permulaan tanpa akhir.
Tenggelam. Sumurmu tanpa dasar.
Bumiku membelah diri. Kamu adalah musim ketujuh.
Merajai nyata. Mayaku suri.
Apa aku jelmaan manusia jalang itu.
Melihatku jelas. Pada matamu.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote