Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 34 of 34

Thread: Anak kandung atau...

  1. #21
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Empat tahun yang lalu sewaktu KBB (korban bukabukaan) di rumah sebelah,
    saya pernah ditanya pengen punya anak berapa.
    saya jawab, satu atau dua anak kandung, dan seorang lagi anak angkat.

    setelah berjalannya waktu.
    ternyata tahun ini saya diserahi amanah,
    siap tidak siap HARUS siap merawat anak.
    meski pun saya belum pernah ngerasain apa itu berumah tangga.
    *curcol.

    bener kata mbok jamu, yang terpenting bagaimana melaksanakan tanggung jawab itu,
    ga boleh berpikir dia anak kandung atau anak angkat.
    karena kalau memikirkan timbangan itu anak angkat atau bukan
    akan menjadi bumerang bagi diri sendiri.

    soal ketika suatu saat anak angkat tau kalau dirinya bukan anak kandung.
    sodara saya ada yang diangkat anak oleh pakdhenya.
    dia baru tahu bahwa dirinya anak angkat ketika usia err 24an tahun.
    sekalipun dalam usia dewasa.
    sempat mengalami fase ga terima kenapa ortunya ga mau merawat anaknya sendiri.
    saya sih kurang menahu detail ceritanya.
    sekarang dia sudah menikah dan setelah penantian 7 tahun baru dikarunia anak.

  2. #22
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    anak kandung sih pengen banget pastinya, chan
    tapi sebenernya dalam hati sih mengadopsi anak itu sepertinya dalam beberapa hal lebih baik

    kebayang orang yg segitu pengennya punya anak kandung bertahun2 ikut pengobatan
    udah keluar berapa juta...yg kalo dipake buat biayain anak yg lain udah bisa buat berbagai hal
    kenapa mesti dibenturkan antara punya anak angkat
    dengan anak kandung?

    kok kayanya keinginan untuk punya anak kandung,
    dianggap membuat lupa kewajiban untuk memelihara
    anak yatim

    pengalaman gw, punya anak setelah 6,5 tahun meni
    kah, tidak menjadikan gw anti untuk mengangkat anak,
    bahkan kalau [MENTION=196]noodles maniac[/MENTION] n [MENTION=1130]startsmart[/MENTION] n
    [MENTION=86]alistiq[/MENTION] ingat, waktu malam tahun baruan (2007?) di
    tempat gw, ada satu anak kecil berusia 1th, yang meng
    inap ditempat gw, sayang hari ketiga diambil kembali ama
    ibu kandungnya, karena si ibu berubah pikiran

    oh ya, waktu baksos 2006 di Panti Asuhan Cipayung,
    gw dan istri sempat bertanya-tanya prosedur menga
    dopsi anak, ternyata salah satunya adalah pasangan
    wajib sudah menikah 10th, tetapi belum juga dikarunia
    kan anak, dan itu gw baru 2th menikah.

    oh ya, gw juga punya kenalan yang baru menikah saat
    berusia 35an, dan sudah habis ratusan juta untuk ikhti
    ar agar dapat anak, dan pada usia 42 mereka mengang
    kat seorang anak, tanpa berhenti berikhtiar untuk punya
    anak kandung. Sampai tahun lalu ikhtiar itu harus dihen
    tikan karena sang istri sudah tidak lagi bisa memberikan
    keturunan, dilalah, 3 bulan silam, ada saudaranya yang
    mengamanahkan seorang anak lagi untuk diadopsi.

  3. #23
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    menurut kalian gimana? ada alasan khusus ingin punya anak kandung? atau pilihan angkat anak itu sebenarnya malah lebih realistis?
    Kalo saya...

    pengen punya anak kandung. Toh saya juga bisa melahirkan.

    Ga ada alasan khusus untuk punya anak kandung.

    Dulu , sebelom merasakan melahirkan , saya pengen adopt baby. Tapi karena semua menentang , ditambah cerita ga enak soal anak angkat. Ya udah , saya hamil dan melahirkan.

    Setelah melahirkan , trauma rasa sakit. Pengen adopt lagi. Tetap ga bole.

    Akhirnya lairan kedua , beberapa bulan meninggal.

    Pengen punya anak kandung lagi. Udah ga pengen adopt anak.

    Tapi kalo jadi orang tua asuh , membiayai anak di panti asuhan , saya rutin melakukan. Tapi kalo adopt , sementara enggak.
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  4. #24
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Keputusan adopt anak padahal dia mampu untuk melahirkan dan membesarkan anak
    emang di satu sisi mengganggu keseimbangan hidup. Karena salah satu
    tujuan berkeluarga kan emang meneruskan garis keturunan. Kalau bisa
    melahirkan kenapa ga mau mengalami fase itu tetapi malah adopt anak dgn alasan njlimet? Ya hamil dan melahirkan aja, kalo emang sanggup, bantu anak2 yg beruntung itu!

    contoh kasus kan banyak tuh program2 anak asuh, dimana ortu asuh memilih 1 ato 2 anak untuk dibantu semua biaya hidupnya tanpa perlu anak itu dicabut dari lingkungannya. macam pilem yg ada chara [MENTION=39]ndugu[/MENTION]
    Last edited by BundaNa; 26-08-2013 at 02:35 AM.

  5. #25
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    loh kok dimention2 lagi
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    Karena salah satu
    tujuan berkeluarga kan emang meneruskan garis keturunan.
    ini sempat menjadi bahan renunganku dan menurut penerawanganku sih ngga harus sih ya. buatku loh ya

    Kalau bisa melahirkan kenapa ga mau mengalami fase itu tetapi malah adopt anak dgn alasan njlimet? Ya hamil dan melahirkan aja, kalo emang sanggup, bantu anak2 yg beruntung itu!
    kalo hidup tanpa berpikiran njilemt kan ga afdol
    but on a slightly more serious note, justru karena saya ngeliat anak kandung biasa masih lebih diutamakan (seperti yang sudah bisa diliat di sini), makanya saya malah berpikir perlu sebaliknya buatku malah kalo mo mempunyai lebih dari satu anak, sebaiknya semua diadopsi daripada stengahnya kandung stengahnya adopsi, dengan demikian saya tidak menimbulkan kondisi di mana ada anak yang statusnya "beda" dengan anak laen, dan menghindari potensi di mana orang dewasa (termasuk saya sendiri) memperlakukan anak beda status dengan berbeda juga. again, it's just me

    contoh kasus kan banyak tuh program2 anak asuh, dimana ortu asuh memilih 1 ato 2 anak untuk dibantu semua biaya hidupnya tanpa perlu anak itu dicabut dari lingkungannya. macam pilem yg ada chara [MENTION=39]ndugu[/MENTION]
    agree. saya pernah melakukan program ini juga. dan nick ndugu memang persis diambil dari film itu

    Quote Originally Posted by etca View Post
    bener kata mbok jamu, yang terpenting bagaimana melaksanakan tanggung jawab itu,
    ga boleh berpikir dia anak kandung atau anak angkat.
    karena kalau memikirkan timbangan itu anak angkat atau bukan
    akan menjadi bumerang bagi diri sendiri.
    saya sangat setuju dengan ini

  6. #26
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Trust me, mau semua anak angkat, sebagian anak angkat sebagian anak kandung, dalam sebuah keluarga, yg namanya konflik dan perasaan dibeda2kan ato dibanding2kan pada masing2 anak itu pasti ada

    tetangga semua anaknya anak angkat, 2 anak. 1 diambil dari keluarga si suami yg lain dari keluarga istri. suami istri ini kalo orang lihat sayang sama dua2nya sama besar lah. nyatanya yg kakak merasa ortu angkatnya itu apa2 buat adiknya, yg adiknya merasa kakaknya itu anak emas ibunya.
    Last edited by BundaNa; 26-08-2013 at 04:43 AM.

  7. #27
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    Trust me, mau semua anak angkat, sebagian anak angkat sebagian anak kandung, dalam sebuah keluarga, yg namanya konflik dan perasaan dibeda2kan ato dibanding2kan pada masing2 anak itu pasti ada
    tentu saja
    saya pernah mengalami kok dalam keluargaku sendiri, padahal saya dan kakakku sama2 sodara kandung
    tapi namanya kan cuman meminimalisir satu faktor lagi, apalagi ini faktor yang cukup fundamental. ditambah pandangan msyarakat dan budaya kan kenyataannya juga masih sering memperhatikan bloodline ini. jadi untuk meminimalkan situasi itu aja

  8. #28
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Saya justru ngelihatnya yg banyak konflik itu anak kandung vs anak tiri. Kalo mslh anak kandung vs anak angkat itu kan stigma masyarakat. Karena rata2 pasangan ketika mengangkat anak ya karena udah jatuh sayang sama anak tsb.

    seorang teman punya 1 anak angkat dan 2 anak kandung. gw lihatnya mereka sayang pada ketiga anaknya. mereka pun meminimalisir cerita si anak angkat. yg tahu kronologisnya cuma sedikit orang. yg tahu pun maklum krn 10 thn nikah ga juga hamil trus adopsi, eh 3 bln kemudian hamil. tapi kita temannya liatnya fine2 aja
    Last edited by BundaNa; 26-08-2013 at 04:54 AM.

  9. #29
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    gw dan istri sempat bertanya-tanya prosedur menga
    dopsi anak, ternyata salah satunya adalah pasangan
    wajib sudah menikah 10th, tetapi belum juga dikarunia
    kan anak, dan itu gw baru 2th menikah.
    i have looked into this too. dan keliatannya saya tidak akan pernah bisa mengadopsi anak dari indonesia secara domestik. karena ada rentetan persyaratan yang men-disqualified-ku sepertinya harus "shopping" anak ke negara2 laen

  10. #30
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    i have looked into
    this too. dan keliatannya saya tidak akan pernah bisa mengadopsi anak
    dari indonesia secara domestik. karena ada rentetan persyaratan yang
    men-disqualified-ku sepertinya harus "shopping" anak ke
    negara2 laen
    negara lain juga mensyaratkan pasangan juga bukan? terserah mau pasangan gay, pasangan lesbi ato hetero. yg statusnya baru pasangan blum nikah juga boleh kan? ah kata siapa indonesia yg single ga bisa adopsi? dewi perssik, ulfa dwi yanti dan ratu felicia plus adjie notonegoro pd bisa adopsi anak sebelum nikah

  11. #31
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    Saya justru ngelihatnya yg banyak konflik itu anak kandung vs anak tiri. Kalo mslh anak kandung vs anak angkat itu kan stigma masyarakat. Karena rata2 pasangan ketika mengangkat anak ya karena udah jatuh sayang sama anak tsb.
    mo kandung mo tiri mo angkat, seperti yang kamu katakan di atas, konflik selalu akan ada. kurasa itu fakta yang tidak bisa dihindari ya.

    dan komen mengenai stigma masyarakat, itu saya juga setuju. makanya juga, kalo mo ditarik lebih ke belakang lagi, karena itu juga lah saya selalu merasa yang namanya "norma masyarakat" itu tidak melulu pasti benar (walo bukan berarti selalu salah juga loh ya). dan karena itu, saya juga berusaha untuk berpikir tanpa pengaruh dan diktean "pihak ber-otoritas" seperti agama, budaya, tradisi, norma masyarakat dll dan dari situ juga, sala satu renungan paling mendasar ya itu, "perlu" kah mempunyai turunan kandung? dan "benar" kah tujuan berkeluarga itu untuk mempunyai keturunan? apakah itu bener keinginanku ato hanya sekedar mengikuti "tradisi" ato "tuntutan masyarakat" (ato apapun itu)?

    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    negara lain juga mensyaratkan pasangan juga bukan? terserah mau pasangan gay, pasangan lesbi ato hetero. yg statusnya baru pasangan blum nikah juga boleh kan? ah kata siapa indonesia yg single ga bisa adopsi? dewi perssik, ulfa dwi yanti dan ratu felicia plus adjie notonegoro pd bisa adopsi anak sebelum nikah
    i know. dan bukan maksudku kalo indo yang single ga bisa adopsi kok masih ada persyaratan2 laen seperti kependudukan (tinggal dan hidup berapa lama di indo), ato kalo seandainya ada pasangan wna (penentu pengadopsian domestik ato internasional tergantung ke-wni-an pihak laki2), ato bahkan status pengadopsi yang harus beragama. panjang lah daftarnya indo bukan negara yang palng ribet, tapi juga bukan yang paling simpel. setiap negara mempunyai persyaratan yang berbeda2. ada bbrp calon negara yang menurutku relatif lebih 'mudah' dibandingkan indonesia. itu cuman berdasarkan 'survey' sekilas yang kulakukan ntah brapa waktu lama yang lalu
    Last edited by ndugu; 26-08-2013 at 05:07 AM.

  12. #32
    pelanggan tetap RAP's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Jakarta
    Posts
    920
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    i have looked into this too. dan keliatannya saya tidak akan pernah bisa mengadopsi anak dari indonesia secara domestik. karena ada rentetan persyaratan yang men-disqualified-ku sepertinya harus "shopping" anak ke negara2 laen
    Biasanya korea ya ngu, sepupuku juga adopt anak korea, tapi wawancara n masa tunggunya tahunan ya....
    Tapi akhirnya dpt juga...., ngak lama dia hamil, skrg beda ank adopted n kandungnya cuma 1 thn, n muka juga beda
    So dr awal sdh di kasih tau bhw dia adopted dr korea. Dan sampe skrg fine2 aja (umur 10)

  13. #33
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    iya, korea salah satunya yang sedikit lebih 'mudah', kayanya legacy dari korean war jaman 50an, makanya banyak anak adopsian dari korea di amrik. vietnam dan taiwan juga kayanya agak mudah. saya blom riset ke daerah amerika selatan / amerika latin, barangkali juga ada calon

  14. #34
    pelanggan tetap RAP's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Jakarta
    Posts
    920
    Seperti iklan teh botol sosro....
    Apapun makanannya yg penting minumnya teh .......
    Apapun status anak..... yg penting dirawat secara bertanggung jawab, hidup [MENTION=1220]mbok jamu[/MENTION] hidup para kopiers krn sdh mau mikirin ank2 yg kurang teturus n diurus,.....
    Tanpa org2 yg punya pikiran spt kalian, org yg kaya aku ngak bakal ada(better kali ya...)
    Masalah anak asuh, aku sdh mulai participate sejak sma.
    Kebeneran disekolah anakku, anak2 sejak sd sdh ditawarkan utk punya adik asuh, ngak gede kok cuma 150 rb/bln.
    Anak kandung 3, anak angkat lebih dr 5, mlh udh ada yg kunikahkan
    Saudara tiri di jpg 2, di medan 2, di jabodetabek 3, saudara kandung 2 minus 1, saudara angkat 4.....

    Hal positif yg diambil.....aku kaya pengalaman, alias maruk
    Last edited by RAP; 26-08-2013 at 07:54 AM.

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •