kenapa mesti dibenturkan antara punya anak angkatanak kandung sih pengen banget pastinya, chan
tapi sebenernya dalam hati sih mengadopsi anak itu sepertinya dalam beberapa hal lebih baik
kebayang orang yg segitu pengennya punya anak kandung bertahun2 ikut pengobatan
udah keluar berapa juta...yg kalo dipake buat biayain anak yg lain udah bisa buat berbagai hal
dengan anak kandung?
kok kayanya keinginan untuk punya anak kandung,
dianggap membuat lupa kewajiban untuk memelihara
anak yatim
pengalaman gw, punya anak setelah 6,5 tahun meni
kah, tidak menjadikan gw anti untuk mengangkat anak,
bahkan kalau [MENTION=196]noodles maniac[/MENTION] n [MENTION=1130]startsmart[/MENTION] n
[MENTION=86]alistiq[/MENTION] ingat, waktu malam tahun baruan (2007?) di
tempat gw, ada satu anak kecil berusia 1th, yang meng
inap ditempat gw, sayang hari ketiga diambil kembali ama
ibu kandungnya, karena si ibu berubah pikiran
oh ya, waktu baksos 2006 di Panti Asuhan Cipayung,
gw dan istri sempat bertanya-tanya prosedur menga
dopsi anak, ternyata salah satunya adalah pasangan
wajib sudah menikah 10th, tetapi belum juga dikarunia
kan anak, dan itu gw baru 2th menikah.
oh ya, gw juga punya kenalan yang baru menikah saat
berusia 35an, dan sudah habis ratusan juta untuk ikhti
ar agar dapat anak, dan pada usia 42 mereka mengang
kat seorang anak, tanpa berhenti berikhtiar untuk punya
anak kandung. Sampai tahun lalu ikhtiar itu harus dihen
tikan karena sang istri sudah tidak lagi bisa memberikan
keturunan, dilalah, 3 bulan silam, ada saudaranya yang
mengamanahkan seorang anak lagi untuk diadopsi.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote