Kalo menurut saya mungkin bukan soal cerdas dan tidak cerdas, tapi soal semangat untuk mempelajari sesuatu.

Misalnya, yg tidak religius oke2 saja kalo disuruh meneliti apakah Tuhan itu ada? Atau bagaimana asal mula kehidupan (Evolusi)?

Tapi pada sebagian yg religius, hal tersebut langsung dibenturkan dengan tembok agama yg dianutnya. Alhasih tidak jadi melakukan penelitian lebih jauh. Kalo hal ini terus berulang, lama-lama kan jadi lupa gimana caranya meneliti.

Mungkin gitu kali yg ditangkap oleh artikel di atas yak.