Page 3 of 3 FirstFirst 123
Results 41 to 50 of 50

Thread: - Kenapa Bunuh Diri Suka Di Tempat Ramai ? -

  1. #41
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Jadi inget kata-kata om satmata semalem....

    "Orang mati tuh enak, lha buktinya mereka gak mau tuh idup lagi"

    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  2. #42
    "Dari tanah Kami ciptakan kamu".
    "Didalamnya pula Kami mengembalikanmu".
    "Dari padanya Kami mengeluarkanmu sekali lagi".
    Smga orang tua atau saudara2 yg menyayanginya, tabah mnghadapi musibah ini.
    Dan smga kejadian yg sprti ini tdak trulang lgi di KM trkcuali bgi orang2 yg fasik.
    Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'uun.

  3. #43
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    sebenarnya bukan soal mati atau hidupnya. tapi caranya;prosesnya.
    khusus untuk islam dan kristen (ga tau agama laen) bunuh diri itu dosa besar
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  4. #44
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Mbok ndak kasihan sama yang bunuh diri, justru "Yay.. another loser gone!"

    Seperti seorang bapak yang tahun lalu loncat dari Story Bridge di kampung mbok. Kalau dia sendirian ndak masalah, mau mati ya silahken. Tapi dia bawa anaknya juga yang masih balita karena cerai dengan ibu si anak. Akhirnya bukan kasus suicide tapi murder karena dia membunuh anaknya sendiri. What a douchebag.

  5. #45
    pelanggan tetap Silvercheeks's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Lost Clerics' Hideaway
    Posts
    645
    karena mereka butuh perhatian
    Kabar gembira untuk kita semua, kini tai ada ekstraknya~

  6. #46
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    ... Tapi dia bawa anaknya juga yang masih balita karena cerai dengan ibu si anak. Akhirnya bukan kasus suicide tapi murder karena dia membunuh anaknya sendiri.
    kalo ikut membawa mati orang laen, ya jelas bukan bunuh diri lagi donk. itu bunuh diri yang sekalian membunuh orang laen

    seperti pembunuh2 masal laennya yang karena 'takut' mati sendiri, sekalian ngajak orang rame2 mati bersama, biarpun itu dilakukan tanpa konsensus

  7. #47
    pelanggan tetap thin.king's Avatar
    Join Date
    Jun 2013
    Posts
    803
    gw ikut barisan ndugu, tp agak kepinggir dikit.

    pernah terbesit keinginan itu, jaman" masih labil.

    tapi makin kesini makin sadar trus jadi lebih memperhatikan masalah hidup dan mati.
    kadang malah kepikiran, kapan ya gw mati, cuma penasaran doang ama apaaa... sih yg bakal terjadi setelah gw mati.
    tapi yah jangan pake cara bunuh diri, ga dibolehin soalnya.

    tp klo misal, Tuhan tidak melarang bunuh diri, maybe, i would kill myself. setelah beresin semua keperluan di dunia ya.

  8. #48
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Kalo dia sakit dan dengan sadar menghentikan segala pengobatan dgn harapan biar cepet mati, termasuk bunuh diri gak?

  9. #49
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    Kalo dia sakit dan dengan sadar menghentikan segala pengobatan dgn harapan biar cepet mati, termasuk bunuh diri gak?
    technically, iya.
    ini biasa disebut sebagai euthanasia pasif

    makanya juga ada konsep pallative care atopun hospice
    daripada mati2an menjalani pengobatan dan "menyengsarakan" diri untuk penyembuhan yang cuman berkesempatan sekian persen (katakan sakit yang cukup berat ya), opsi laen adalah dengan mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kualitas sisa hidup. pilihan ini tentu tergantung pada keputusan pasien atopun keluarga.
    Last edited by ndugu; 24-08-2013 at 08:33 AM.

  10. #50
    pelanggan tetap thin.king's Avatar
    Join Date
    Jun 2013
    Posts
    803
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    Kalo dia sakit dan dengan sadar menghentikan segala pengobatan dgn harapan biar cepet mati, termasuk bunuh diri gak?
    secara tidak langsung, iya.

    ini mirip sama kayak pertanyaan gw sama seseorang dulu.

    kalo misal dalam suatu bencana alam, misal tsunami, melihat ombak begitu tinggi yg akan menghantam, kita sudah hampir pasti akan mati, apakah kita boleh berhenti berlari dengan harapan biar cepet mati?

    jawabannya tidak.
    kayak gini hitungannya bunuh diri, karena kita tidak mau memperjuangkan hidup kita, siapa yg tau setelah kita berlari sekian meter kita akhirnya selamat, siapa yg tau setelah kita minum obat hari ini trus besok kita sehat.
    anggap aja berjudi, taruhannya hidup dan mati, kalo misal ga hoki ya ga masalah, toh ujungnya mati juga, sapa tau juga bisa dapet bonus karena masih berusaha di ujung maut.

    Wallahu' alam

Page 3 of 3 FirstFirst 123

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •