Quote Originally Posted by AsLan View Post
Setelah asumsi terbukti benar maka perdebatan selesai.
Tidak semua asumsi dibuktikan.
Misalnya nih,
teori A berangkat dari 'Tuhan itu ada' dan menyimpulkan Q
teori B berangkat dari asumsi lain, tidak menyatakan Tuhan itu ada atau tidak, tapi juga menyimpulkan Q.

Jadi apakah asumsi yang dipakai di teori A benar? Tidak bisa dibuktikan kecuali kita semua mati.



Quote Originally Posted by AsLan View Post
Misalnya einstein membuat asumsi yg belakangan terbukti kebenarannya.
Teeeeeeet Toooooooot!
Maaf, [MENTION=25]AsLan[/MENTION]
asumsi yang dipakai Einstein saat ini belum terbukti benar.
Yang terbukti hanyalah kesimpulan yang berasal dari teori yang berawal dari asumsi-asumsi anehnya Einstein. Karena kesimpulannya teramati dan benar, dan juga teorinya memiliki kesimpulan sama seperti teori Newton, karena itu teori Einstein berhasil menggusur teori Newton.


Quote Originally Posted by AsLan View Post
Saya juga membuat asumsi bahwa kandalf itu seorang perempuan
Kebenaran asumsinya einstein tidak membuat saya boleh ikut2an membuat asumsi juga.
Tadi [MENTION=479]uploader[/MENTION] sudah mengatakan
Saya menulisnya "teori berdasarkan asumsi", bukan "penelitian yang berdasarkan asumsi". dua kalimat ini artinya sangat berbeda.
Sekarang saya jelaskan lagi
Teori bukan asumsi.
Teori adalah teknik bagaimana menjelaskan sebuah hal dan memprediksi hal lain.
Dan teori bisa berangkat dari asumsi, seaneh apapun asumsinya.

Jadi engkau boleh bikin asumsi bahwa barista Pengetahuan Umum yang terkenal jelek nan gendut itu seorang wanita.
Tapi itu sekedar asumsi. Belum teori.
Lalu teori apa yang akan kau buat dari asumsi itu dan apa kesimpulan dari teorinya?


Atau mau kita bahas Teori Desain Cerdas mengingat topik ini sudah dipisah menjadi topik Evolusi?