Sebenarnya saya sedang membiasakan diri dengan Google Translate, karena belakangan ini dan ke depannya nanti di kantor, saya akan banyak terlibat dalam penerjemahan naskah. Lumayan kalau tinggal mengedit ketimbang mulai dari awal.

Nah, kebetulan ketika sedang pilih-pilih buku di amazon, saya sampai ke buku ini dan menemukan salah satu ulasan yang menarik. Jadilah dia saya pakai untuk latihan terjemahan.
Setelah selesai, kok menarik juga untuk dibawa ke sini... jadi beginilah hasil terjemahannya;

Pertama, ulasan dari penerbitnya dulu, supaya kita tahu tema buku ini;
Steve Olsher, Pendiri The Reinvention Workshop dan Reinvention Radio, mengungkapkan prinsip dan latihan yang telah diuji di lapangan selama lebih dari 20 tahun dalam mengubah hidup dan memandu Anda untuk menjadi siapa Anda sesungguhnya.

Pemenang penghargaan USA Newsbook '"Self-Help Book of the Year Award," Journey To You digambarkan sebagai "What Color is Your Parachute?” dikombinasikan dengan “The Secret”, dan memungkinkan pembaca untuk mewujudkan perubahan positif yang permanen tanpa harus bergelut dengan nasihat-nasihat tidak efektif yang sering ditemukan di banyak buku self-help.

Journey To You menyajikan cetak biru praktis kehidupan yang mengajarkan Anda untuk mencapai perubahan di tingkat terdalam - perubahan yang selamanya akan melekat dalam diri Anda dan menjadi tak terpisahkan dari pikiran dan tindakan Anda.

Menyelesaikan Journey To You, Anda akan :
  • Berhubungan kembali dengan siapa Anda sebenarnya.
  • Mengasah kemampuan di bidang di mana Anda diciptakan untuk unggul.
  • Memanfaatkan bakat bawaan Anda.
  • Mengungkap dan menghilangkan hambatan yang Anda ciptakan secara tidak sadar.
  • Hidup dengan arah dan fokus yang jelas dengan menerapkan SLAP (Seven Life Altering Principles).
  • Identifikasi ‘SIAPA’ Anda - yaitu panggilan hakiki Anda - dan menetapkan rencana aksi untuk mencapai keberhasilan sesuai takdir Anda.
  • Membuat referensi ringkas yang mengidentifikasi tujuan hidup dan inspirasi Anda.

Nah, kemudian begini ulasan salah satu pembaca;

Benar-benar mengecewakan dan menipu.

Pertama, saya ingin mengatakan bahwa saya suka buku jenis ini. Saya menghargai Steve Olsher yang telah berusaha dan menulis buku semacam ini, untuk membantu orang untuk mengenal diri mereka sendiri dan peran mereka dalam masyarakat yang lebih luas.

Bagian pertama dan kedua buku ini sangat baik. Bagian satu tentang menetapkan landasan pemikiran dan mengenalkan 'empat tahap belajar', sementara bagian dua berbicara tentang '7 prinsip mengubah hidup '. Saya pribadi tidak mendapatkan banyak pelajaran baru dari sini karena saya sudah tahu dan pernah menyelesaikan semua latihan ini sebelumnya (dan melakukannya lagi sekarang).

Tapi bagian 3 adalah di mana saya tidak setuju dengan buku ini. Bagian 3 berbicara tentang menemukan SIAPA Anda. Menurut buku ini: "SIAPA Anda adalah hakikat unik tentang Anda, bakat bawaan Anda, hal yang paling alami bagi Anda, dan Anda akan dengan senang hati melakukan hal-hal yang sesuai dengan SIAPA Anda tanpa dibayar sepeser pun. Adalah penting untuk mengidentifikasi SIAPA Anda dan mulai hidup sebagai diri sejati Anda..."

Saya menyelesaikan seluruh buku, menghabiskan banyak waktu dan tenaga, tapi akhirnya kecewa. Saya tidak menemukan ‘jalan hidup'. Tentu, saya punya banyak ketertarikan dalam hidup, tapi saya belum menemukan apa pun yang bisa saya jadikan hakikat dari kehidupan saya. Dan bahkan jika saya memilih satu dari beberapa ketertarikan saya itu, saya akan melawan nilai-nilai saya yang lain. Jadi saya tidak banyak mendapat pencerahan dari buku ini, dan menyimpannya dengan pikiran "oh, mungkin itu hanya saya saja, saya belum siap untuk menemukan saya ‘SIAPA’. Saya harus lebih dewasa lagi"

Mengapa penulis menganggap kita semua memiliki ‘SIAPA’? Mengapa ia pikir kita semua memiliki ‘peran hakiki' yang menjadi pusat kehidupan kita? Ini adalah asumsi yang sangat besar. Bagi saya, ini hanya dampak dari tekanan masyarakat yang mengendap di dalam diri kita. Dari usia muda, kita akan ditanya "mau jadi apa bila sudah besar?" dan "kamu mau kerja sebagai apa?". Masyarakat mencoba untuk memaksakan profesi tertentu pada kita.

Saya sudah mencari ‘hakikat SIAPA’ saya sedemikian lama, sampai saya sadari: "Selama ini saya hanya mengikuti asumsi, mengapa saya harus memiliki ‘SIAPA’? Mungkin itu bukan hanya saya, tapi juga orang lain, dan saya telah membiarkan diri saya tertipu selama ini. ".

Sejak beberapa minggu ini saya sudah berhenti mencari ‘hakikat SIAPA’ saya dan merasa jauh lebih damai (setelah bertahun-tahun!). Seolah-olah saya telah menerima bahwa selama sisa hidup ini, saya saya tidak akan pernah menemukan hakikat itu, tapi juga memang tidak perlu.

Dan buku ini tidak membantu.
Sekedar iseng... bagaimana pendapat teman-teman;
  • Apakah 'hakikat diri sejati' kita memang ada?
  • Kalaupun ada, pentingkah kita menemukannya?
  • Pentingkah kita bekerja di bidang yang sesuai dengan hakikat tersebut?
  • Kalau misalnya kita bekerja di bidang lain, what do we have to loose?


Silakan diaduk kopinya (diminumnya sesudah buka)...