Pada matrix terlihat ada 27 kemungkinan cara (kuning+biru). Karena yang ditanyakan adalah peluang untuk anak perempuan, jadi jumlahnya hanya ada 14 (kuning). Maka peluang anak perempuan Pak Agus ada 14/27 orang.
Dengan teorema Bayes, misal X anak laki-laki, Y anak perempuan, L anak laki-laki hari Senin, dan P (L|YY) = 0 karena harus ada minimal satu anak laki-laki.
P(XX|L) = P(L|XX) * P(LL) / P(L) = 13/49 * 1/3 * 49/9 = 13/27
Maka peluang anak perempuan menjadi: 1 - 13/27 = 14/27
Kalo pake 'teorema mistik' (dlm dunia togel kata 'mistik' diartikan sbg 'teknik utak-atik angka') cara praktisnya per-tama2 pake 'telepati' (baca: membayangkan) peluang muncul dua2nya laki2 (LL). Maka dgn cepat/segera akan ketemu nilai 13 yg didapatkan dari 7 (total peluang Senin-Minggu) ditambah 6 (sisanya berupa total peluang Senin-Minggu dikurangi 1 dari yg sudah muncul).

Langkah kedua adalah 'menebak' nilai total kemungkinan cara dan secara 'intuitif' saya dapatkan nilai 28 (hasil dari 2x14).

Maka peluang anak laki2 = 13/28 dan perempuan menjadi: 1 - 13/28 = 15/28

Itulah 'teknik' yg saya pake pada jawaban pertama (15/28) dan ternyata 'tebakan intuitif' saya (total kemungkinan cara = 28) ternyata meleset 'dikit' alias 'beda2 tipis'. *ngeles*

Coba menggunakan ulangan tahunan (per 365 hari), jadi tanggal 1 Februari dianggap sebagai hari ke-32, tanggal 1 Maret sebagai hari ke-60, dst).
Menurutku ndak bisa pake pendekatan tsb. CMIIW.

Ini disebabkan karena...

Pun dengan sebaran jika si anak laki-laki lahir tanggal 1 akan sama dengan lahir tanggal 2.
Betul, tapi itu ndak berlaku untuk tgl 29,30,31. Sebaran peluang untuk tgl 1-28 memang sama yaitu 12 (kali) scr tahunan, tapi berbeda untuk tgl 29-31 apalagi kalo 'anomali' kabisat ikut diperhitungkan.

jadi saya serahkan untuk pembuat soal untuk menyelesaikannya kembali.
Tapi ntar kapan2 aja ya...