Bisa dikatakan begitu. Ketika sebuah teori dilengserkan, bukan berarti semua gagasan mengenai teori itu menjadi semua salah seluruhnya. Teori atom Dalton saja misalnya, yang kemudian dilengserkan berkali-kali oleh teori atom Thompson, teori atom Rutherford, teori atom Bohr, dan seterusnya beberapa gagasan awalnya masih tetap digunakan karena cocok dengan pengamatan. Namun kemudian ada teori pengganti yang memiliki penjelasan lebih lengkap.
Untuk bisa melengserkan sebuah teori yang ada, teori baru tersebut harus bisa menjelaskan fenomena yang dijelaskan teori sebelumnya dan harus bisa menjelaskan fenomena yang belum bisa dijelaskan teori sebelumnya. Salah satu syarat tidak terpenuhi, maka teori tersebut tidak bisa melengserkan teori sebelumnya.
Contoh populer lainnya dan sudha banyak diketahui, adalah mengenai teori gravitasi Newton. Teori ini tidak bisa menjelaskan sama sekali mengenai pergeseran jalur cahaya di sekitar medan gravitasi. Teori relativitas umum Einstein kemudian bisa menjelaskan dengan amat baik sekaligus bisa menjelaskan semua fenomena yang dijelaskan Newton juga. Namun bukan berarti Relativitas Umum einstein juga tanpa cacat. teori ini ternyata tidak bisa menjelaskan masalah gravitasi pada skala atomik. Namun hingga saat ini, teori pengganti seperti dawai belum bisa menjelaskan sebaik Relativitas Umum. Maka Teori dawai belum bisa melengserkan Relativitas Umum.
Hal yang sama juga berlaku untuk teori-teori lainnya di dunia sains seperti teori Big Bang, teori Atom, dll.
Lalu, mengapa beberapa teori yang sudah nyata-nyata dilengserkan kemudian masih tetap ajarkan? Untuk keperluan praktis, teori tsb masih berlaku dan jauh lebih mudah diajarkan. Saya tidak bisa membayangkan jika anak SMA di Indonesia diajarkan mengenai medan gaussian untuk menerangkan Relativitas Umum alih-alih persamaan sederhana gravitasi Newton, atau Mekanika Matrix Brown untuk masalah kinetika gas. Semuanya dilakukan secara bertahap.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote
