-
Melihat gelas setengah kosong
Aduh.. Simbok pening, sangkin peningnya ndak tahu mau cerita di mana. Di sini saja ya.
Pernah berhadapan dengan orang yang selalu melihat gelas yang setengahnya berisi air, setengah kosong BUKAN setengah penuh?
Yang selalu melihat kekurangan orang lain BUKAN kelebihannya?
Yang selalu melihat yang belum dilakukan orang lain BUKAN yang sudah dilakukannya?
Yang suka mengejek orang lain seakan-akan dia paling sempurna?
Barusan simbok sampai gemetar menahan emosi supaya ndak mendamprat orang yang seperti itu karena mbok bisa sebut kekurangan-kekurangan dari kepala sampai kakinya. Akhirnya mbok hanya bilang, kita (manusia) punya kekurangan masing-masing.
Bagaimana baiknya menghadapi orang seperti ini? Apa mbok damprat saja biar cepat sadar?
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules